Ditengah Mewabahnya Covid-19, Warga Lebak Diresahkan Langkanya Gas Bersubsidi 3 Kg

  • Whatsapp
Gas Subsidi langka di lebak
Ilustrasi: Gas bersubsidi 3 Kg langka.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Ditenggah mewabahnya Pandemi virus corona (Covid-19), masyarakat Lebak diresahkan pula dengan langkanya gas subsidi ukuran 3 Kilogram (Kg).

Kelangkaan gas tersebut terjadi dibeberpa kecamatan di Kabupaten Lebak, diantaranya Kecamatan Bayah, Panggarangan, Wanasalam, dan Malimping. ” Gas melon saat ini langka, sehingga meresakan masyarakat,” kata Erot, tokoh pemuda di Malimping, Lebak kepada Redaksi24.com, Senin (6/4/2020).

Bacaan Lainnya

Ia menuturkan, kelangkaan gas melon sudah terjadi sejak mewabahya virus corona di Indonesia, termasuk Lebak. Selain langka, harga gas melon juga melonjak yaitu Rp. 30.000 hingga Rp. 40.000.

Untuk itu, dirinya berharap kepada Pemerintah maupun penegak hukum agar mencari solusi dan memastikan apakah stok gas bersubsidi tersebut masih aman atau tidak. ” kami akan segera menyampaikan hal ini kepada Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas (Migas), supaya mereka bertindak tegas, jika menemui kecurangan atau penimbunan gas tersebut,” kata Erot yang juga anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) Badak Banten DPC Malimping.

BACA JUGA: 

Bupati Lebak Minta Pertamina Atasi Harga Gas Melon dan BBM Melonjak Tinggi di Lokasi Bencana

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Lebak Agus Reza mengatakan, selain di beberapa Kecamatan tersebut, kelangkaan gas juga terjadi di beberapa kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Warunggunung, Rangkasbitung, Cibadak, dan Kalanganyar.

Kelangkaan itu, tambah dia disebabkan oleh telatnya distribusi pasokan gas dari PT Pertamina. ” Kemarin kita sudah koordinasi dengan PT Pertamina untuk melakukan droping tambahan gas ukuran 3 Kg. Alhamdulillah informasi yang kami dengan sudah mulai di distribusikan,” ungkap dia.

Dan dirinya berjanji akan selalu berkoordinasi dengan PT Pertamina, agar kelangkaan dan lonjakan harga pada gas bersubsidi tidak terjadi. Sejauh ini kami belum mendapatkan laporan kembali adanya kelangkaan pada gas melon itu, tapi tentunya kami akan terus berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk mengantisipasi kelangkaan tersebut,” pungkasnya. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.