Disuntik Modal Rp1,551 Triliun, Bank Banten Optimis Naik Kelas

  • Whatsapp
bank banten, pt banten global developmen, pt bank pembangunan daerah banten tbk, pemprov banten, modal bank banten,
Bank Banten telah mendapat suntikan dana penyertaan modal dari Pemprov Banten.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten akhirnya mendapatkan suntikan dana segar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Dana Setoran Modal itu disalurkan Pemprov Banten ke Bank Banten melalui PT Banten Global Development sebesar Rp1,551 Triliun.

Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa mengakui Pemprov Banten telah menyalurkan dana tambahan modal bagi bank plat merah ini. Menurut Fahmi, penambahan modal Bank Banten berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Banten Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 5 Tahun 2013 Tentang Penambahan Penyertaan Modal ke Dalam Modal Saham Perseroan Terbatas Banten Global Development Pembentukan Bank Pembangunan Daerah Banten sebesar Rp.1.551.000.000.000.

Bacaan Lainnya

Penyertaan modal itu juga memperhatikan Peraturan No.32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Melalui proses yang penuh kehati-hatian, tambah Fahmi, penyertaan modal dari Pemprov Banten melalui PT Banten Global Development tersebut telah berhasil direalisasikan.

“Dengan dukungan serta kepercayaan yang telah diberikan Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) serta seluruh pemangku kepentingan lainnya, ini adalah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan dan menjadi komitmen serta semangat Perseroan untuk bangkit membangun bank kebanggaan masyarakat Banten semakin maju serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh nasabah,” jelas Fahmi.

bank banten, pt banten global developmen, pt bank pembangunan daerah banten tbk, pemprov banten, modal bank banten,
Ilustrasi – Transaksi perbankan di Bank Banten.

Pemerintah Provinsi Banten selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) Bank Banten, berkeinginan untuk mengoptimalkan kontribusi Bank Banten selaku lembaga intermediasi keuangan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian di Provinsi Banten.

BACA JUGA: Atasi Masalah Likuiditas, Bank Banten Fokus Cari Dana di Pasar Modal

Dengan tercatatnya Bank Banten sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, menurut Fahmi, tentunya langkah selanjutnya dari Bank Banten guna memenuhi harapan segenap pemangku kepentingan adalah melakukan transformasi digital dan peningkatan layanan sebagai bank devisa.

“Sebagai perusahaan terbuka dan diregulasi dengan ketat, selanjutnya, setelah penyertaan modal ini tercukupi kami optimis Bank Banten dapat terus bertumbuh secara berkesinambungan dalam rangka penciptaan nilai tambah bagi segenap pemangku kepentingan. Dengan demikian, Bank Banten diharapkan dapat secara langsung memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah Provinsi Banten beserta Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten sebagai bagian penting dalam skema efek pengganda perekonomian daerah” tandas Fahmi. (Ardhy/Difa/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.