Distan Banten Awasi Ketat Pangan Produk Hewan Selama Ramadhan

oleh -
Distan Banten, produk hewan, pangan, pengawasan, ramadhan, ASUH,
Kepala Distan Banten, Agus M Tauchid.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Selama bulan Ramadhan, Dinas Pertanian Provinsi Banten bersama kabupaten/kota meningkatkan pengawasan pangan produk hewan yang beredar di pasaran. Pengawasan dilakukan dalam upaya menjamin keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi produk hewan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH).

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid di Kota Serang, Rabu (14/4/2021) mengatakan, pihaknya melalui Bidang dang Kesehatan Hewan dan Kesmavet beserta UPTD Pelayanan dan Pengujian Veteriner, dan Petugas Pengawas Kesmavet di Kabupaten dan Kota se-Banten melaksanakan pengawasan keamanan produk hewan selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021.

Agus M Tauchid mengatakan, produk pangan asal hewan merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat saat ini, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional (HKBN).

“Kebutuhan konsumsi protein hewani sangat penting. Namun produk pangan asal hewan merupakan produk yang mudah rusak, hal ini disebabkan karena produk pangan asal hewan seperti daging, telur, dan susu sangat mudah tercemar bakteri bila proses pengolahan dan cara penyimpanannya tidak benar. Karena itu, untuk menjamin keamanan, kesehatan, keutuhan, dan kehalalan produk hewan yang beredar di masyarakat kami melakukan pengawasan,” jelas Agus.

BACA JUGA: Selama Ramadhan, Pemkab Tangerang Pastikan Vaksinasi COVID-19 Tetap Berlanjut

Menurut Agus, untuk mencegah dan mengurangi risiko terganggunya keselamatan dan kesehatan manusia dari produk hewan yang mengandung residu, cemaran, dan unsur berbahaya lainnya, maka perlu dilakukan pengawasan terhadap hewan dan produk hewan mulai dari tempat budidaya, produksi, pengolahan, pengumpulan dan penjualan, serta pengangkutan.

“Kami lakukan pengawasan di delapan kabupaten/kota bersama dengan pengawas Kesmavet kaupaten/kota se-Provinsi Banten,” kata Agus M Tauchid.

Diantara hasil pengawasan tersebut, kata dia, pada tanggal 12 April 2021 Bidang Keswan Kesmavet Provinsi Banten, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Anyar Kota Tangerang.

Hasil dari pengawasan masih ditemukan penggunaan kimia berbahaya yaitu formalin pada daging ayam, kikil dan jeroan ayam.

“Pelaku usaha tersebut telah diberi surat teguran dan pernyataan untuk tidak melakukan lagi tindakan tersebut. Selain pemeriksaan bahan kimia berbahaya, UPTD PPV juga melakukan pengujian cemaran mikroba di laboratorium,” kata Agus.

Menurut Agus, pengawasan keamanan produk hewan selama Ramadhan dan idul fitri 2021, akan dilakukan pada pasar tradisional, pasar swalayan dan atau unit usaha lainnya diseluruh kabupaten/kota se Provinsi Banten.

“Pengawasan keamanan produk hewan dilakukan bersama dengan petugas dan pengawas kesmavet kabupaten/kota. Pengujian lanjutan dilakukan di Laboratorium Kesmavet,” tandasnya(ANT/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.