Dispar Pandeglang Wacanakan New Normal di Kawasan Wisata

  • Whatsapp
new normal kawasan wisata
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Asmani Raneyanti.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Pandeglang berencana akan memberlakukan New Normal pada setiap destinasi wisata yang ada di daerah berjuluk kota badak tersebut. Wacana itu digulirkan karena melihat kondisi wisata pasca Hari Raya Idul Fitri 2020 yang tetap ramai pengunjung meski ada larangan bagi pengusaha untuk membuka usaha wisatanya.

Kepala Dinas Pariwisata Pandeglang, Asmani Raneyanti mengatakan, sekarang ini pihaknya akan mempersiapkan New Normal. Pihaknya menargetkan New Normal bisa diterapkan di seluruh destinasi wisata Pandeglang pada 1 Juli nanti.

Bacaan Lainnya

“Kami target 1 Juli diberlakukan New Normal. Mulai sekarang persiapan harus segera dilakukan,” ungkap Asmani saat ditemui di kantornya, Jumat (29/5/2020).

Namun, kata Asmani, pemberlakukan New Normal tersebut akan bisa dilakukan ketika pengeloal wisata maupun masyarakat sudah siap. Sebab jika pelaku industri wisata tidak ada kesiapan, nantinya akan percuma diterapkan New Normal tersebut.

“Kami akan lihat kesiapan pengelola wisatanya, termasuk masyarakat,” katanya.

Persiapan yang harus dilakukan pengelola wisata menuju New Normal tersebut, lanjut Asmani, mulai dari ketersediaan sarana kebersihan, seperti tempat cuci tangan. Kemudian alat pemeriksa kesehatan, tenaga medis, pengunjung harus mengenakan masker serta hal yang menyangkut pada protokol kesehatan covid-19.

“Memang harus disipkan dulu baik masyarakatnya maupun sarana penunjangnya. Jika pengelola wisatanya siap, maka target New Normal pada awal Juli akan bisa terealisasi,” ujarnya.

Saat ditanya bagaimana terkait kondisi objek wisata hingga pada 1 Juli nanti, Asmani mengaku, harus down atau tutup sementara sesuai instruksi Bupati Pandeglang.

Sementara, Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang, Indah Dinarsiani mengatakan, Pandeglang tidak termasuk pada kriteria pemberlakukan New Normal. Karena ada beberapa kategori New Normal yang tidak dimiliki Kabupaten Pandeglang, seperti rumah sakit khusus isolasi, alat pemeriksaan rapid test yang sesuai kategori New Normal, serta minimnya APD.

Tapi, lanjut Indah, meskipun New Normal itu nantinya bisa diberlakukan di Pandeglang, untuk sektor wisata bisa diberlakukan pada tahap akhir. Karena tahap pertama itu sektor ekonomi dan pendidikan.

“Kalaupun rencana Dispar memberlakukan New Normal pada Juli nanti, itu hanya target, tapi jika melihat dari kategori pemberlakukan New Normal se Indonesia, Pandeglang tidak termasuk daerah yang memberlakukan New Normal,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.