Dispar Pandeglang Bakal Buka Objek Wisata Meski Covid-19 Belum Berakhir

  • Whatsapp
wisata pandeglang
Pantai menjadi salah satu objek wisata favorit warga saat merayakan lebaran.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Pandeglang, berencana akan membuka kembali objek wisata setelah Lebaran nanti. Hal itu dilakukan dengan alasan untuk menyelamatkan ekonomi warga Pandeglang.

Sebelumnya, sejak adanya pandemi covid-19 semua objek wisata di Pandeglang ditutup. Namun kali ini, Pemkab Pandeglang, melalui Dinas Pariwisata akan membuka kembali setiap objek wisata tersebut.

Bacaan Lainnya

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala Dispar Pandeglang, Asmani Reynanti mengatakan, rencana dibukanya kembali objek wisata di Pandeglang, melalui hasil rapat dengan sejumlah pihak, mulai dari Sekda hingga Polres Pandeglang.

“Iya Lebaran nanti objek wisata akan dibuka lagi, karena kasihan masyarakat ekonominya harus diselamatkan,” ungkapnya, Jumat (22/5/2020).

Meskipun begitu, kata Asmani, para wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Pandeglang, akan diterapkan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran covid-19.

“Kami juga akan menerapkan SOP covid-19. Bahkan saat ini kami sudah menyiapkan alat perlengkapan kesehatan, seperti alat pengukur suhu tubuh dan lainnya,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Balawista Banten, Ade Ervin mengaku, sangat setuju dengan akan dibukanya lagi objek wisata tersebut. Karena ia melihat, ada kesenjangan terkait penerapan protokol kesehatan yang dilakukan pemerintah selama masa pandemi covid-19 ini.

“Selama ini objek wisata ditutup, tapi pusat-pusat perbelanjaan masih tetap bukan. Ada ketidaksesuaian dalam penerapan protokol kesehatan, maka objek wisata pun lebih baik dibuka,” ujarnya.

Namun lanjut Ade, meskipun dibuka tapi pemerintah harus menerapkan protokol kesehatan bagi para pengunjung. “Protokol kesehatan tetap harus diterapkan, guna mencegah penyebaran covid-19,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.