Disnaker Sebut Angkatan Kerja Baru di Kabupaten Tangerang Tidak Siap Bekerja

oleh -
Disnaker Sebut Angkatan Kerja Baru di Kabupaten Tangerang Tidak Siap Bekerja
Banyaknya lulusan baru atau bisa disebut angkatan kerja baru yang tidak dapat terserap pada industri, khususnya di Kabupaten Tangerang,  karena rendahnya motivasi kerja yang dimiliki angkatan kerja baru.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Banten menyebut, kurangnya motivasi kesiapan kerja menjadi salah satu faktor penyebab tidak terserapnya lulusan baru dalam penempatan kerja pada industri.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Disnaker Kabupaten Tangerang, Iis Kurniati mengaku telah maksimal menjalankan segala bentuk program dalam mengatasi pemenuhan kebutuhan penempatan kerja.

Terlebih, menurut Iis.  beberapa perusahaan besar di Kabupaten Tangerang sebenarnya sering membuka formasi lowongan bagi ribuan pencari kerja (Pencaker). Seperti PT Mayora, PT Pemi, PT Adis dan juga Stanley.

“Perusahaan besar itu sering membuka lowongan kerja mencapai ribuan orang,” ungkap Iis, Jumat (11/3/2022).

BACA JUGA: Angka Pencari Kerja Meningkat, Disnaker Kabupaten Tangerang Kembangkan Aplikasi Siap Kerja

Dikatakan Iis, banyaknya lulusan baru atau bisa disebut angkatan kerja baru yang tidak dapat terserap pada industri, khususnya di Kabupaten Tangerang,  karena rendahnya motivasi kerja yang dimiliki angkatan kerja baru. Mereka cenderung ingin bekerja di tempat dekat dengan rumah.

“Sangat sering terjadi, sudah ditelepon pihak perusahaan berkali-kali, tapi tidak datang, saat ditanya, mereka menjawab jauh jaraknya. Padahal si pencaker di Balaraja untik ditempatkan di Cikupa,” tuturnya.

Dalam menindaklanjuti kondisi ini, kata Iis, pihaknya akan intens berkoordinasi dalam membuat pelatihan dan peningkatan motivasi kerja pada angkatan kerja baru di Kabupaten Tangerang.

“Caranya memberikan pelatihan peningkatan motivasi kerja dengan mengunjungi sekolah, khususnya untuk siswa kelas 3 SMA/SMK,” jelasnya.

Iis juga tidak menampik tidak terserapnya angkatan kerja baru juga disebabkan masih banyaknya industri yang tidak patuh dalam melaporkan formasi kerja secara berkala kepada Disnaker.

“Padahal sudah jelas peraturan bupati, para pelaku industri harus membuat pelaporan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, termasuk info penempatan kerja, tapi masih banyak yang tidak kooperatif,” tandasnya.(Deri/Difa)