Diskan Pandeglang Kerja Ekstra Genjot PAD

  • Whatsapp
Dinas Perikanan pandeglang
Kepala Dinas Perikanan Pandeglang, Suaedi Kurdiatna saat meninjau TPI 3 Labuan.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang, Banten akibat Covid-19 membuat Dinas Perikanan (Diskan) Pandeglang bekerja akstra untuk memaksimalkan target PAD.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Suaedi Kurdiatna mengatakan, dampak pandemi covid-19 berimbas pada sektor PAD di instansinya. Maka dalam memaksimalkan PAD, pihaknya harus memutar otak agar sektor penghasil PAD dioptimalkan lagi.

Bacaan Lainnya

“Salah satunya dengan mengoptimalkan kegiatan lelang ikan di setiap TPI (Tempat Pelelangan Ikan). Karena jika lelang di TPI lancar PAD bisa maksimal,” ungkap Suaedi, saat meninjau TPI 3 Kecamatan Labuan, Kamis (9/7/2020).

Menurutnya, target PAD tahun 2020 ini sebesar Rp602 juta lebih. Adapun PAD yang sudah tercapai pada akhir Juni sebesar 61.82 persen, dan diharapkan bisa tercapai sesuai target yang ditentukan.

“Mulanya memang target PAD kami tahun 2020 inu sebesar Rp 665 juta, namun karena adanya pandemi covid-19 dan ditambah ada dua TPI yang tidak dikelola, maka target PAD diturunkan menjadi Rp 602 juta lebih,” katanya.

BACA JUGA: DPRD Pandeglang Minta Polisi Ungkap Pencuri Dana Covid-19 Desa Angsana

Pihaknya akan terus berupaya agar PAD Dinas Perikanan meningkat, salah satunya dengan cara melakukan pembenahan TPI yang terbengkalai dan memaksimalkan pengelolaanya. Bahkan rencanannya, untuk TPI III Labuan akan dilakukan penataan.

“Saya akan berupaya untuk memaksimalkan fungsi TPI yang kondisinya terbengkalai. Selain itu, saya juga akan mendorong agar para nelayan melakukan lelang di TPI,” ujarnya.

BACA JUGA: LPA dan PPA Polres Pandeglang Sepakat Entaskan Kasus Kekerasan Anak

Sementara, Manajer TPI 3 Labuan, Jumahdi Samaun mengaku, sekarang ini nelayan yang rutin lelang di TPI 3 baru sekitar 50 persen, dari jumlah nelayan sebanyak 38 nelayan. Namun terkadang ia terbantu oleh nelayan dari luar TPI 3, yang ikut lelang di TPI yang dikelolanya tersebut.

“Kalau jumlah nelayan yang terhimpun ada sebanyak 30 orang, namun yang rutin lelang sekitar di TPI 3 baru sekitar 50 persennya dari jumlah nelayan yang ada. Tapi mudah – mudahan ke depan bisa lebih maksimal lagi dan PAD bisa meningkat,” harapnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.