Disdukcapil Kota Tangerang Siap Ganti Dokumen korban Banjir Yang Rusak Lewat Program Peduli

  • Whatsapp
Dokumen administrasi kependudukan korban banjir yang rusak
Ilustrasi Dokumen administrasi

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang siap mengganti dokumen administrasi kependudukan yang hanyut atau rusak akibat banjir.

Pasalnya, dibanjir yang melanda Kota Tangerang pada awal tahun 2020 itu, kemungkinan besar banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan dokumen-dokumen penting miliknya. Dengan begitu, Disdukcapil Kota Tangerang menghadirkan program Disdukcapil Penggantian Dokumen Hilang (Peduli).

Bacaan Lainnya

“Sejak Jumat (3/1) kita sudah mulai menjalankan program Disdukcapil Peduli ini. Diantaranya, di Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan dan Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang. Program ini akan terus kita lakukan di seluruh wilayah Kota Tangerang yang dilanda banjir” ungkap Sri Warsini, Kabid Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk, Sabtu (4/1/2020).

Untuk prosesnya kata Sri, Disdukcapil Peduli akan dikoordinir oleh kelurahan setempat. Tahapannya, warga dapat melaporkan ke Kelurahan dokumen apa saja yang perlu diganti. Kelurahan akan menginput dan melaporkan melalui web yang disediakan.

“Selanjutnya, kami Disdukcapil akan memproses data tersebut berdasarkan data base yang tersedia. Ketika sudah dicetak, Disdukcapil akan kirim ke Kelurahan untuk didistribusikan kepada warga tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA:

Wilayah Tangerang Timur, Terdampak Banjir Paling Parah di Kota Tangerang

Pasca Banjir Volume Sampah di Kota Tangerang Meningkat

Dokumen yang dilayani diantaranya, e-KTP, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Lahir dan akta-akta lainnya. “Sambil jalan kita akan terus mensosialisasikan program Disdukcapil Peduli ke Kelurahan, Kecamatan dan media massa. Semakin banyak yang tahu, semakin banyak yang bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Sejauh ini, Disdukcapil Peduli sudah melayani 111 KK, 8 e-KTP, 5 KIA dan 6 akta lahir. Data bersifat sementara, akan terus bertambah sesuai jumlah korban banjir yang melanda Kota Tangerang. (Agus/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.