Dirkrimum Polda Banten : Senjata Api Yang Digunakan Pelaku Perampokan di BRI Unit Kukun Diduga Rakitan

oleh -
Perampokan BRI Unit Kukun
Kondii petugas pengawal pengisian uang ATM di BRI unit Kukun yang ditembak pelaku perampok, Selasa (30/3/2021) dini hari/Istimewa.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Dirkrimum Polda Banten, Kombes Pol. Martri Sonny, S.I.K., M.H menduga senjata api yang digunakan kawanan perampok di Kantor BRI Unit Kukun, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang,Selasa, (30/3/2021) dini hari tadi merupakan senjata rakitan. Dugaan tersebut menurut Sonny setelah dirinya melihat beberapa rekaman CCTV yang dipasang di kantor BRI Unit Kukun.

“Dari CCTV senjata api yang digunakan pelaku sejenis Rev (revolver-red) namun dari tampilnya sepertinya merupakan senjata rakitan,” jelas Sonny.

Untuk memastikannya menurut Sonny, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan seluruh barang bukti yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), saksi serta  rekaman CCTV.  

BACA JUGA: Ini Kronologi Lengkap Terjadinya Perampokan Bersenjata di BRI Unit Kukun Tangerang  

Sebelumnya  Sonny juga mengatakan para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari 2 orang tersebut  datang selang 1 menit dengan petugas vendor dan pengawal dari vendor Bank BRI untuk mengisi ATM di BRI Unit Kukun. Para pelaku yang datang dengan menggunakan minibus warna hitam tersebut, langsung  melakukan penodongan di bagian perut terhadap Alhasan Dedy petugas yang tengah berjaga.  Tak hanya sampai disitu, guna melancarkan aksinya, salah seorang pelaku pelaku langsung menembak  petugas pengawal di bagian kaki dan harus dilarikan ke RSU Kabupaten Tangerang.

“Dalam aksi tersebut para pelaku berhasil membawa 1 karung yang berisi 3 kaset tempat penyimpanan uang. Diperkirakan kaset tersebut berisi kurang lebih Rp300 juta,” ujar Sonny.

“Dari keterangan saksi, pelaku yang turun dari mobil berjumlah dua orang, namun diduga masih ada yang didalam mobil yang berjaga-jaga,” ungkapnya melalui sambungan telepon. (Hendra)    

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.