Dinsos Pandeglang Tekan MoU dengan Kejari Kawal Bansos BPNT

  • Whatsapp
Dinsos Pandeglang Kejari Bansos BPNT
Bupati Pandeglang Irna Narulita menandatangani MOU dengan Kejari Pandeglang dalam rangka pengawalan Bansos BPNT, Rabu, (17/2/2021).

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang, melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari). Hal itu dilakukan untuk pengawalan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) guna terjaganya hak masyarakat penerima program tersebut.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang hadir dalam acara itu mengaku, penandatanganan MoU ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Dan di tahun 2021 ini Dinas Sosial yang pertama melakukan MoU dengan pihak Kejaksaan dalam mengawal program Bansos BPNT dan program lainnya. Setelah itu kata Irna, OPD yang lain juga akan mengikuti.

Bacaan Lainnya

Salah satu tujuannya kata Bupati, untuk melakukan pendampingan program sosial yang disalurkan kepada masyarakat, guna tepat sasaran dan tidak ada hak warga yang nantinya terkesampingkan.

“Kami yakin dengan adanya pendampingan dari pihak Kejari, semua program kegiatan yang ada di OPD akan berjalan sesuai ketentuan. Kami tidak ingin salah langkah, maka kami butuh pendampingan,” ungkap Bupati Irna, Rabu (17/2/2021).

BACA JUGA: Dinas Perikanan Pandeglang Lirik Budidaya Ikan Cupang Kaum Milenial

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Pandeglang, Nuriah mengatakan, dengan adanya pendampingan dari pihak Kejari, ia memastikan hak penerima bantuan sosial akan terli dungi. Karena pihaknya tidak mengharapkan ada hak warga penerima manfaat yang tidak sesuai.

“Kami optimis dengan adanya pendampingan dari Kejari, penyaluran bansos pangan akan lebih baik lagi,” katanya.

Selain dengan Kejari lanjut Nuriah, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan TNI. “Kami akan menjalin kerjasama dengan pihak Polres, dan untuk program RTLH kami juga akan bersinergi dengan Kodim Pandeglang,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kejari Pandeglang, Suarni menuturkan, saat ini pihaknya masuk dalam tim koordinasi bansos pangan untuk mengawal program tersebut. Pihaknya juga mengaku, akan fokus melakukan pendampingan dalam mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan bersama.

“Jika nanti di lapangan ada ketidaksesuaian dalam penyaluran bansos, maka kami juga akan melakukan langkah pendampingan, supaya permasalahan yang terjadi bisa terselesaikan dengan baik,” tandasnya. (Samsul/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.