Dinkes Kabupaten Tangerang Gelar Bimbingan Teknis Petugas PKP dan DFI

oleh -
dinkes kabupaten tangerang, petugas PKP, petugas DFI, bimbingan teknis, pengawasan, ketahanan pangan,
Petugas PKP dan DFI mengikuti Bimtek yang digelar Dinkes Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tenaga Penyuluh Keamanan Pangan (PKP) dan pelatihan District Food Inspector (DFI) berbasis kompetensi, di salah satu hotel Kecamatan Panongan, Senin (5/4/2021).

Kepala Seksi Farmasi dan Pengawasan Keamanan Pangan Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Tangerang, Desi Tirtawati S.Farm mengatakan, Bimtek diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi petugas dalam meningkatan pengawasan pangan, baik produksi maupun pendistribusian serta upaya pembinaan dan advokasi kepada petugas di lapangan.

“Bimtek digelar karena tenaga DFI dan PKP di Kabupaten Tangerang masih terbatas. Kami memfasilitasi perangkat daerah terkait maupun puskesmas untuk meningkatkan kualitas petugas PKP melaksanakan pengawasan pangan industri rumah tangga maupun industri pangan siap saji,” jelas Desi.

Dengan adanya pengawasan yang baik serta dilakukan secara terus menerus, kata Desi, dapat menciptakan makanan sehat dan bermutu, sehingga makanan yang dikonsumsi masyarakat bisa terbebas dari bahan berbahaya.

Acara ini diselenggarakan tiga hari dari tanggal 5 sampai dengan 7 April 2021, dengan menghadirkan narasumber kompeten. Dalam acara ini nantinya para peserta akan mendapatkan sertifikat berlabel SNI melalui ujian kompetensi.

BACA JUGA: Pemkab Tangerang Percepat Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Kegiatan pelatihan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari 20 tenaga DFI dan 10 tenaga PKP. Sebelum mengikuti kegiatan, para peserta wajib melakukan swab tes antigen untuk meminimalisir terjadinya penularan virus COVID-19.

Direktur CKP-CBT Center, Ratih Woro Anggraini berharap, peserta dapat memiliki kompetensi yang disyaratkan. Mereka nantinya mendapat sertifikat serta dapat didaftarkan menjadi peserta sertifikasi kompetensi untuk DFI dan PKP.

“Mereka dapat melakukan pembinaan pengawasan ke lapangan mereka sudah mengerti, karena sudah bersertifikat dan sudah uji kompetensi,” tandas Ratih.(DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.