Dinkes Kabupaten Serang Optimalkan Imunisasi ke Masyarakat

  • Whatsapp
Dadang
Kepala Seksi Surveilan Imunisasi dan Krisis Kesehatan Dinkes Kabupaten Serang, Dadang Supriatna.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang terus mengoptimalkan imunisasi Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) atau termasuk penyakit yang mewabah, termasuk difteri.

Kepala Seksi Surveilan Imunisasi dan Krisis Kesehatan Dinkes Kabupaten Serang, Dadang Supriatna kepada Redaksi24.com Senin (7/10/2019) mengaku, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi penguatan dasar imunisasi kepada seluruh elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Sosialisasi penguatan dasar imunisasinya harus digencarkan, jangan sampai dasar imunisasi ada yang terlewat. Misalkan, yang mestinya polio itu tiga kali empat kali, tapi masih ada yang hanya sekali. Intinya jangan sampai ada yang bolong,” katanya.

BACA JUGA:

. Warga Kabupaten Serang yang Butuh Ambulan Kontak Saja 119

. Terjadi 43 Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Serang

. Warga Luar Kabupaten Serang Boleh Daftar Balon Kades

Dadang mengakui, masyarakat Kabupaten Serang masih kurang melek terhadap informasi. Karena itu, pihaknya mengaku sedikit kewalahan dalam menyosialisasikan imunisasi kepada masyarakat.

“Jujur, kami beda dengan Tangerang Kota. Kalau di Tangerang masyarakatnya sudah melek informasi, kalau di Kabupaten Serang kami harus benar-benar mengajak, merayu agar masyarakat mau mengikuti atau mengetahui informasi imunisasi,” imbuhnya.

Kondisi tersebut, menurut Dadang, dimungkinkan karena faktor luas wilayah. Belum lagi jumlah penduduk Kabupaten Serang yang cukup padat. Saat ini, kata dia, Kabupaten Serang memiliki 31 puskemas yang melayani warga dari 326 desa.

Dadang berharap warga mendatangi Puskesmas, posyandu atau pelayanan kesehatan lainnya agar lebih mengetahui pentingnya imunisasi, terlebih bagi bayi dan ibu hamil untuk mendapat asupan gizi dan lainnya.

“Warga harus mau, mengikuti penyuluhan kesehatan, yang tadinya belum tahu menjadi tahu,” paparnya seraya menjelaskan imunisasi dasar diberikan kepada bayi mulai umur 1 bulan sampai 12 bulan. “Dasarnya harus benar-benar lengkap, untuk meminimalisir penyakit. Imunisasi itu gratis,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.