Dinkes Banten Ingatkan Puskesmas Wajib Lapor Data Covid-19 Setiap Hari

  • Whatsapp
data covid-19 banten
Kepala Dinkes Provinsi Banten, yang juga juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Astuti.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Data perkembangan pasien Covid-19 di Provinsi Banten mengalami lonjakan yang luar biasa pada tanggal 9 Mei 2020 lalu. Lonjakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebagaimana data dari website resmi infocorona.bantenprov.go.id mencapai 152 orang dari sebelumnya.

Sementara untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) lonjakannya mencapai 713 orang. Untuk diketahui, pada tanggal 8 Mei 2020, update data pasien Covid-19 di Provinsi Banten untuk ODP sebanyak 6.943 orang, dan 1.659 orang PDP.

Bacaan Lainnya

Ketua Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Astuti mengakui lonjakan data pasien tersebut karena faktor under reporting atau diluar pelaporan yang diterima dari setiap puskesmas yang menangani pasien Covid-19.

“Iya. Itu ada kesalahan. Tapi saya sudah klarifikasi ke Dinkes setempat,” katanya, Minggu malam (10/5/2020) melalui pesan singkatnya.

Lonjakan pasien itu berasal dari wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) yang sejak beberapa waktu yang lalu sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bersama Kabupaten/Kota lainnya di Tangerang Raya.

Ati mengatakan, berdasarkan hasil laporannya yang diterimanya, Dinkes Tangsel baru mendapatkan laporan perkembangan pasien Covid-19 dari setiap puskesmas beberapa waktu lalu, sehingga kemudian pada tanggal 9 Mei itu, Dinkes Provinsi baru menerima rekapan data dari Dinkes Tangsel. Sehingga data yang dipublis di website resmi mengalami lonjakan yang tinggi.

“Seharusnya mereka (Puskesmas) melakukan pelaporan pasien Covid-19 setiap hari, baik yang sudah selesai dipantau, sudah sembuh, maupun masih dipantau dan masih dirawat,” katanya.

Ati melanjutkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi agar kasus seperti ini tidak lagi terjadi, dan setiap puskesmas wajib melakukan pelaporan setiap hari kepada Dinkes setempat, untuk kemudian dilakukan rekapitulasi dan dilaporkan kepada Dinkes Provinsi Banten.

“Tidak ada data yang tidak dilaporkan setiap harinya,” tegas Ati.

Sementara itu, update pasien Covid-19 sampai pada tanggal 10 Mei 2020 untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 471 orang, mengalami kenaikan sebanyak 23 orang dari tanggal sebelumnya.

Kenaikan juga terjadi pada PDP sebanyak 6 orang, sehingga totalnya  menjadi 1.817 yang sebelumnya 1.811 orang. Sedangkan untuk ODP bertambah 32 orang, yang semula 7.656 menjadi 7.688 orang. Kenaikan itu masih disumbang dari wilayah yang sudah menerapkan PSBB. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.