Dindikbud Tangsel Kecolongan, Stella Maris School BSD Gelar Wisuda Drive Thru

  • Whatsapp
Stella Maris School BSD gelar wisuda drive thru di tengah pademi Covid-19- (ist)

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kecolongan dengan adanya sekolah swasta yang menyelenggarakan wisuda secara drive thru yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Diketahui, sekolah yang menyelenggarakan wisuda drive thru tersebut adalah Stella Maris School, BSD Serpong, Tangsel, Senin (15/6/2020). Kegiatan yang dihelat di sekolah itu, melakukan prosesi wisuda sebanyak 57 siswa kelas 6 sekolah dasar (SD).

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono mengatakan, hingga saat ini, pihaknya melarang sekolah menyelenggarakan prosesi wisuda secara langsung, baik tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Acara perpisahan, pelepasan atau wisuda itu memang sudah jadi tradisi sekolah bersama siswa dan orang tua. Tetapi di situasi pandemi Covid-19 ini tidak boleh, baik sekolah negeri maupun swasta. Aktivitas yang dibolehkan itu jarak jauh secara online, menggunakan aplikasi misalnya zoom, Youtube atau lainnya,” katanya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin (15/6/2020).

Soal kegiatan wisuda yang dilakukan Stella Maris School BSD Serpong, Taryono mengaku, tidak mengeluarkan izin untuk kegiatan tersebut, lantaran ragu dan khawatir akan menimbulkan kerumunan.

“Stella Maris memang membuat surat atau meminta izin. Tapi standar, selama covid itu, tidak ada wisuda. Sebenarnya kami sendiri tidak mengeluarkan izin karena kami tidak dapat memastikan kegiatan itu sesuai dengan protokol Covid. Tapi, Stella Marisnya sendiri mungkin menjamin dan mungkin ini sebagai kreativitas untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Taryono.

Taryono juga membenarkan, bahwa prosesi wisuda di tengah pandemi itu dihadiri oleh pengawas di lingkungan Dindikbud Kota Tangsel, sekaligus memberikan sambutan pembuka dalam kegiatan tersebut. 

“Iya ada. Ada yang datang dari pengawas. Enggak apa-apa lah, yang penting tidak ada kerumunan di dalam gedung,” kilahnya.

Meski tidak memberikan izin, Taryono justru mengapresiasi adanya aktivitas wisuda drive thru tersebut di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperpanjang hingga 28 Juni 2020 mendatang.

“Ini memang trend baru, ada pelepasan pengalungan dan penyerahan berkas dengan sistem drive thru. Ini kreativitas, agenda pendidikan tetap terlaksana tapi dengan protokol Covid-19 dan tidak ada kerumunan,” tukasnya.

Kepala Sekolah Stella Maris BSD Serpong, Anna Margaretha mengaku, penyelenggaraan graduation tersebut telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tangsel dan pihak lainnya. 

“Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara pihak yayasan, sekolah, orangtua siswa dan pemerintah, serta pihak lainnya. Sedangkan soal izin, sudah meminta izin mulai dari RT, RW, pemerintah, pengawas, hingga kepolisian,” kata Anna seusai pelaksanaan kegiatan tersebut.

Anna menjelaskan, konsep drive thru yang diterapkan hasil adopsi dari sistem pelayanan di restoran, terutama restoran cepat saji. “Para orangtua setuju dan mendukung. Dengan catatan tetap menjaga protokol Covid-19 mulai dari wajib masker, jaga jarak, hingga menyediakan hand sanitizer,” katanya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.