Dindik Pandeglang Sambut Rencana KBM Siswa Tatap Muka di Bulan Juli

oleh -
Kepala Dindik Pandeglang, Taufik Hidayat
Kepala Dindik Pandeglang, Taufik Hidayat.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pandeglang, menyambut gembira rencana Kemendikbud RI yang akan membuka kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa tatap muka langsung, yang akan dimulai pada bulan Juli 2021 mendatang. Bahkan untuk menghadapi rencana itu (KBM siswa tatap muka langsung), Dindik Pandeglang mengaku sudah melakukan berbagai persiapan.

Menurut Kepala Dindik Pandeglang, Taufik Hidayat, sebenarnya pihaknya menginginkan hari ini juga hal itu sudah bisa dilakukan. Karena harapan itu adalah harapan seluruh masyarakat Pandeglang.

“Namun kami juga bukan tidak mau mengapresiasi keinginan orang tua siswa itu. Akan tetapi kewenangan kami tetap harus mengikuti pemerintah pusat,” ungkap Taufik, Senin (15/3/2021).

Dikatakannya lagi, jika pemerintah pusat merencanakan KBM tatap muka langsung pada Juli nanti, pihaknya sudah memiliki kesiapan “Segalanya sudah kita siapkan untuk menghadapi pembelajaran tatap muka langsung itu,” katanya.

Saat ditanya kesiapan apa saja dalam menghadapi pembelajaran tatap muka langsung tersebut. Taufik mengaku, salah satunya sebagian tenaga pengajar sudah disuntik vaksin, meskipun belum semua karena dilakukan secara bertahap.

Kenapa pemerintah pusat merencanakan bahwa pembelajaran tatap muka dibuka pada bulan Juli. Bahwa pada bulan itu (Juli, red) diperkirakan seluruh guru sudah divaksinasi.

“Adapun untuk ketersediaan sarana protokol kesehatan, dari awal juga di tiap sekolah sudah terpenuhi,” ujarnya.

BACA JUGA: Duh, Piutang Wajib Pajak di Pandeglang Capai Rp114 Miliar

Ditambahkannya, jika sarana protokol kesehatan yang ada di tiap sekolah sudah ada yang mengalami kerusakan, itu bisa diperbaiki lagi. Selain itu juga jika ada yang masih kekurangan, hal itu bisa ditanggulangi dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

“Karena dana BOS itu disiapkan untuk pemenuhan kebutuhan sekolah, salah satunya pemenuhan sarana proke di masa pandemi COVID-19 ini,” tandasnya. (Samsul/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.