Dindik Kabupaten Tangerang Baru Tahu Ada SDN yang Nekat Gelar PTM

oleh -
Dindik Kabupaten Tangerang Baru Tahu Ada SDN yang Nekat Gelar PTM satgas covid-19 camat tigaraksa
Ruslan menyatakan pihaknya akan segera melayangkan teguran kepada Kepala SDN Peusar Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa yang sudah menggelar PTM sebelum ada arahan dari dinas pendidikan atau Satgas COVID-19 di tingkat Kecamatan Tigaraksa.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang, Banten, Ruslan mengaku baru mengetahui adanya sekolah dasar negeri (SDN) di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa yang telah melangsungkan pembelajaran tatap muka (PTM).

Ruslan menyatakan pihaknya akan segera melayangkan teguran kepada Kepala SDN Peusar Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa yang sudah menggelar PTM sebelum ada arahan dari dinas pendidikan atau Satgas COVID-19 di tingkat Kecamatan Tigaraksa.

“Terima kasih informasinya, nanti akan kami berikan teguran,” imbuh Ruslan kepada Redaksi24.com, Rabu (15/9/2021).

Camat Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rahyuni yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kecamatan Tigaraksa, menyatakan akan memberikan teguran kepada SD, termasuk SDN Peusar yang nekat menggelar PTM sebelum adanya surat resmi dari pemerintah daerah melalui dinas pendidikan.

BACA JUGA: SDN Peusar Tigaraksa Kabupaten Tangerang Nekat Gelar PTM

Pernyataan Rahyuni menyusul adanya aktivitas PTM di SDN Peusar, Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Padahal diketahui, Pemkab Tangerang, dalam hal ini Dindik belum merekomendasikan PTM bagi murid SD.

“Nanti kami peringatkan, agar sekolah mengikuti peraturan yang berlaku,” kata Rahyuni saat dikonfirmasi Redaksi24.com, Rabu (15/9/2021).

Sebelumnya, Kepala SDN Peusar Kecamatan Tigaraksa, Jajang mengatakan, PTM secara terbatas di sekolah yang dipimpinnya sudah berlangsung selama seminggu. Jajang mengakui PTM untuk SDN Peusar belum mendapatkan izin atau rekomendasi resmi dari Dindik.

Namun begitu, kata dia, PTM di sekolahnya dilakukan karena mendapatkan dukungan mayoritas dari para wali murid.

“Sekitar 90 persen wali murid yang meminta PTM, jadi kami mempertimbangkan dengan jumlah siswa yang dibatasi, hanya 20 siswa per kelas,” ungkap Jajang saat ditemui di lokasi pada Selasa (14/9/2021).(RM1/Difa)

2 thoughts on “Dindik Kabupaten Tangerang Baru Tahu Ada SDN yang Nekat Gelar PTM

  1. Di tempat kami tinggal tk belum pernah di liburkan dari mulai level psbb,ppkm,sampai sekarang ppkm lavel, bahkan pada saat masjid di dibatasi saja tk tetàp jalan

  2. Menurut saya dah banyak, dah banyak yg belajar tatap muka, apalagi sekolah swasta pak diknas, cuma gk pakai seragam sekolah ajj, jadi pak diknas kurang tahu, kesannya seperti anak2 yg sedang bermain, padahal belajar / sekolah tatap muka, maka sidak kesekolah, baik negeri atau swasta pak kalau ingin lihat raelitanya pak…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.