Dinas Perikanan Pandeglang Lirik Budidaya Ikan Cupang Kaum Milenial

  • Whatsapp
Dinas Perikanan Pandeglang Keluarga Betta Juhut
Kepala Dinas Perikanan Pandeglang Suaedi Kurdianata saat mengunjungi Kelompok Budidaya Ikan Keluarga Betta Juhut.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dinas Perikanan Pandeglang, menyambangi lokasi kegiatan budidaya ikan hias cupang yang dikelola oleh kaum milenial dari Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Keluarga Betta Juhut di Kampung Juhut, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang, Selasa (16/2/2021).

Menurut Kepala Dinas Perikanan Pandeglang, Suaedi Kurdiatna mengaku, pihaknya tertarik dengan aktivitas para anak muda atau kaum milenial, menjalankan budidaya ikan hias cupang ini. Kata Kadis, budidaya ikan hias cupang ini memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, sehingga akan mampu mengangkat perekonomian warga.

Bacaan Lainnya

“Sekarang ini ikan hias cupang lagi ngetrend, banyak warga yang menyukai ikan hias jenis cupang, terlebih anak-anak muda. Sehingga budidaya ikan hias ini punya potensi ekonomi yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga merasa bangga dengan dengan anak-anak muda yang mengelola budidaya ikan hias cupang tersebut. Mereka (pengelola, red) awalnya mengetahui dari media sosial tentang ikan hias cupang, kemudian mereka tertarik untuk membudidayakan ikan hias tersebut.

“Mereka belajar secara otodidak menjalankan budidaya ikan hias cupang ini. Saat saya berkomunikasi langsung dengan pelaku pembudidaya, alasan mereka membudidayakan ikan hias cupang ini karena pemasarannya cukup mudah,” katanya.

Terlebih kata Kadis, sekarang ini eranya teknologi, pemasaran ikan hias itu bisa online melalui media sosial. “Ini harga jualnya juga cukup fantastis, pengelola menjual hingga harga Rp 500 ribu per ekornya,” ucapnya.

Pihaknya juga bersedia untuk membantu apa yang menjadi kesulitan pengelola dalam proses budidaya ikan hias cupang tersebut. “Kami juga siap mendorong untuk meningkatkan usaha budidaya mereka, kendala apa yang nantinya dialami Insya Allah akan kami upayakan untuk membantunya,” ujarnya.

BACA JUGA: Dengan Biaya Rp2 Miliar, Pilkades di Pandeglang Bakal Digelar Juni 

Di tempat yang sama, penyuluh perikanan Diskan Pandeglang, Indri Astuti menuturkan, Pokdakan ikan hias cupang ini awalnya dibentuk atas dasar banyaknya kaum muda yang ada di wilayah tersebut yang membudidayakan ikan hias cupang, mulai dari breeder hingga pembesaran.

“Saya sebagai penyuluh memberikan pembinaan terhadap Pokdakan ini, karena mereka terbilang baru belajar untuk melakukan budidaya ikan ini (Cupang, red),” tuturnya.

Sementara, Ketua Pokdakan KBJ, Dea Pratama mengaku, dirinya bersama anggota kelompok yang lain sangat beruntung mendapatkan bimbingan langsung dari pihak Diskan Pandeglang terkait budidaya ikan hias cupang ini. Karena mulanya ia melakukan budidaya secara otodidak.

“Alhamdulillah usaha budidaya ikan hias ini mulai berkembang, dan saya ucapkan banyak terimakasih kepada Diskan Pandeglang, yang telah mendampingi kami dalam mengelola budidaya ikan hias ini,” tandasnya. (Samsul/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.