Dimakamkan di Karanganyar, Keluarga Jokowi Minta Menteri dan Masyarakat tidak Melayat Ke Rumah Duka

oleh -
Sudjiatmi Notomihardjo ibunda dari Presiden RI, Joko Widodo
Sudjiatmi Notomihardjo/Istimewa.

SOLO,REDAKSI24.COM—Sudjiatmi Notomihardjo ibunda dari Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang meninggal dunia di RS. Slamet Riyadi Solo pukul 16.45 WIB rencananya akan dimakamkan Kamis (26/3/2020) hari ini, di pemakaman keluarga Mundu, Gondangrejo, Karanganyar. Jawa Tengah.
Jenazah akan dimakamkan sekitar pukul 13.00 WIB dan diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Plered Raya, Solo, Jawa Tengah yang jaraknya sekitar 8 km ke pemakaman.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir di rumah duka menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak hadir ke pemakaman Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo. Hal tersebut menurut Ganjar untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19 yang saat ini tengah terjadi.

“Baru saja saya bicara dengan Kapolda dan Pak Pangdam dan saya diminta menyampaikan ke masyarakat, terima kasih atas ucapan belasungkawa, terima kasih atas doanya semuanya. Keluarga berharap besok kalau bisa, mendoakan dari rumah masing-masing, agar tidak terjadi kerumunan,” ujar Ganjar, di Solo, Rabu (25/3/2020) malam.

Menurut Ganjar, keluarga Jokowi tentunya akan sangat bahagia dan senang, bahkan menghormati jika warga masyarakat semuanya bisa mendoakan mendiang Sujiatmi Notomiharjo dari rumah, tanpa harus ke pemakaman. Terlebih Solo sudah menetapkan corona sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Dan keluarga tahu betul apa yang kemudian dirasakan oleh masyarakat dan keinginannya, saya kira pesan pendek ini kita sampaikan kepada seluruh masyarakat agar semua, besok bisa mendoakan dari rumah saja. Itu yang kita sampaikan pesan pendek dari keluarga,” kata Ganjar.

Hal yang senada juga sebelumnya disampaikan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman. Menurut Fadjroel, Presiden Jokowi meminta seluruh mentri tetap di Jakarta fokus terhadap pekerjaannya khususnya dalam penanganan wabah Covid-19. Namun begitu menurut Fadjroel pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan doa untuk almarhum.

Jokowi dan Keluarga

Sementara dalam keterangan resminya kepada media, Presiden Jokowi menyampaikan informasi terkait kematian ibundanya. Jokowi mengatakan bila Ibundanya itu sudah empat tahun menderita penyakit kanker. Menurut Jokowi, segala upaya sudah dilakukan untuk kesembuhan Ibundanya. Namun ternyata Allah SWT memiliki rencana sendiri untuk Ibundanya.

“Inalillahi Wa Inalillahi Rojiun, Inalilahi Wa Inalillahi Rojiun, inalillahi wa inalillahi Rojiun, tadi sore pada jam 16.45 wib, telah berpulang kehadirat Allah SWT ibunda kami, Sri Sujiatmi Notomiharjo yang kita tahu ibu sudah 4 tahun menderita sakit dan sudah berobat,” jelas Jokowi di rumah duka.

Dalam kesempata itu jugAtas nama keluarga, Presiden Jokowi pun meminta maaf bila selama hidup, barangkali Ibundanya memiliki kesalahan baik yang disengaja maupun tak disengaja.

“Atas nama keluarga besar, saya ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang mungkin tak sengaja diperbuat. Dan saya pun meminta doa dari semua agar dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT dan Husnul khatimah,”pintanya.

Menurut Presiden, prosesi pemakaman akan dilaksanakan Kamis 26 Maret 2020 sekira pukul 13.00 WIB di Gondangrejo, Karanganyar.

“Pemakaman InsyaAllah besok jam 13.00 WIB di Mundu, Kabupaten Karanganyar,” pungkasnya.(Kpr/Kps/Hdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.