Dilecehkan ‘Coblos Udelnya’, Calon Wakil Wali Kota Tangsel Rahayu Saraswati Bakal Lapor Polisi

  • Whatsapp
Calon wakil wali kota tangsel
Calon Wakil Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM –  Calon Wakil Wali Kota (Cawawalkot) Tangsel nomor urut 1 Rahayu Saraswati Djojohadukusumo kembali menjadi sasaran pelecehan seksual. 

Saras diserang menggunakan foto saat dirinya tengah melakukan pengambilan foto mothernity dengan kondisi perut buncit hamil dengan pusar terlihat.

Bacaan Lainnya

Foto itu, diviralkan oleh akun facebook bernama Bang Djoel ke grup Tangsel Rumah dan Kota Kita. Dalam postingan tersebut disertai dengan tulisan yang menyasar ke pelecehan secara fisik.

‘Yang mau coblos udelnya silahkan… Udel dah diumbar.. pantaskah jadi panutan apalagi pemimpin tangsel??’

BACA JUGA: Sah! Perwakilan Istana dan Dinasti Banten Bertarung di Pilkada Tangsel

Menanggapi hal tersebut, Rahayu Saraswati bakal menempuh jalur hukum. Dia menganggap, postingan tersebut sebagai pelecehan seksual.

“Intinya bahwa, pelecehan seksual tidak bisa ditolelir dan kami sedang mempertimbangkan langkah hukum, kemungkinan besar akan dilaporkan (ke polisi),” kata Saras saat menghadiri deklarasi dukungan barisan relawan Jokowi di Ciputat, Senin (26/10/2020).

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu menerangkan, foto hamilnya itu diambil dari unggahan di akun Instagram miliknya. Foto tersebut, merupakan foto mothernity saat dirinya hamil anak pertama. “Itu foto lima tahun lalu hamil anak pertama saya. Kalau sekarang kan ini enggak lagi hamil dan buncit. Kalau dilihat dari cutting-nya diambil dari instagram. Kalau facebook itu privat,” ungkap Saras.

BACA JUGA: Ini dia Kekuatan dan Kelemahan 3 Bakal Paslon di Pilkada Tangsel menurut TLM

Hingga saat ini, Waketum Partai Gerindra itu belum dapat memastikan pengunggah postingan tersebut pendukung paslon nomor 2 atau 3. “Tapi kemungkinan besar beliau salah satu pendukung dari paslon lain,” pungkasnya.

Pelecehan seksual ini, merupakan kali kedua yang didapat Saras. Sebelumnya, dia sempat diserang dengan cuitan ‘paha mulus’ yang diunggah di akun twitter salah satu elit Partai Demokrat.

Meski begitu, Saras tidak akan membuat akun Instagramnya menjadi privat sehingga tetap bisa diakses publik. “Ke depan, akun Instagram enggak bakal di-privat. Saya bukan salah satu pencitraan, saya ga mau tutup-tutupi. Kalau memang misalkan ada sesuatu yang kurang berkehendak tergantung masyarakat. Saya apa adanya. Dan yang enggak kita izinkan dan tolelir hanya segi pelecehan seksualnya saja,” tutupnya.

Selain Saras, Calon Walikota nomor urut 3 Benyamin Davnie pun mendapat serangan yang menyasar ranah privasinya. Benyamin, dilaporkan ke Bawaslu pada Senin (19/10/2020) lalu. Wakil Walikota Tangsel itu dilaporkan lantaran dianggap tidak mencantumkan data yang sesuai soal jumlah istrinya yang diduga memiliki dua istri.

BACA JUGA; Wow, Airin Dampingi Benyamin-Pilar Daftar Pilkada Tangsel

Menanggapi hal itu, Benyamin tak mau ambil  pusing soal laporan tersebut. Menurutnya, masyarakat Tangsel sudah paham soal kepemimpinan untuk Wali kotanya lima tahun ke depan.

“Saya enggak mau Baper dan nyerang pribadi. Malu sama masyarakat Tangsel yang udah melek politik. Mereka paham betul kualitas kepemimpinan. Banyakin istighfar aja saya mah lah,” ungkap Ben. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.