Dikira Covid-19 Ternyata Inspeksi Nafas, Pasien Asal Ciceri Kota Serang Dipulangkan dari RSDP Serang

  • Whatsapp
PDP covid-19
Petugas Dinkes Kota Serang, Banten dengan APD lengkap bersiap menjemput PDP Covid-19 di kawasan Ciceri.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pasien yang dijemput petugas kesehatan dengan menggunakan Alat Perlengkapan Diri (APD) di kawasan Ciceri, Kota Serang, Banten, ternyata tidak masuk kriteria pasien covid-19.

Setelah sempat diisolasi di Rumah Sakit Deradjat Prawiranegara (RSDP) Serang, pasien yang sempat menghebohkan warga Ciceri itu, ternyata hanya menderita penyakit inspeksi saluran pernafasan (Isp).

Bacaan Lainnya

“Pasien sudah kami pulangkan lagi, tidak mengarah pada covid-19, tapi infeksi saluran pernafasan,” kata Humas RSDP Serang, Khaerul Anam kepada Redaksi24.com, Jum’at (27/3/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinkes Kota Serang sekaligus Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, M Ikbal meminta petugas kesehatan Kota Serang menjemput pasien yang diduga terjangkit Covid-19 di kawasan Ciceri.

Dua petugas RSDP Serang dengan menggunakan APD kemudian menjemput pasien menggunakan ambulan. Kedatangan ambulan dengan dua petugas kesehatan menggunakan APD lengkap membuat heboh warga Ciceri.

Warga tidak ada yang berani mendekat. Bahkan mereka langsung menutup rumah. Warga juga langsung melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan sekitar, terutama dekat rumah pasien yang dijemput.

BACA JUGA:

. Heboh, Petugas Dinkes Kota Serang Jemput PDP Covid-19 di Ciceri

. Basmi Covid-19, DLH Kota Serang Tambah Mesin Produksi Disinfektan

. Dinkes Kota Serang Diminta Segera Gunakan Dana Penanganan Covid-19

“(Penggunaan APD) Itu sudah protap tim medis dalam menangani pasien yang diduga terjangkit Covid-19. APD petugas kesehatan penjemput berbeda dengan yang digunakan para medis di rumah sakit,” jelas Ikbal.

“Kalau APD untuk tim medis di rumah sakit lebih safety karena mereka menangani langsung pasien (covid-19),” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.