Dihantam Covid-19, Omzet Pedagang Seragam Sekolah di Pandeglang Anjlok

  • Whatsapp
seragam sekolah
Pedagang seragam sekolah di Pandeglang mengeluhkan sepinya pembeli menjelang tahun ajaran baru 2020/2021.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Menjelang tahun ajaran baru 2020/2021 di tengah pandemi covid-19, para pedagang seragam dan perlengkapan sekolah di sejumlah pasar Kabupaten Pandeglang mengeluh karena sepinya pembeli.

Salah seorang pedagang seragam sekolah di Pasar Badak Pandeglang, Martin mengaku, untuk tahun ajaran baru kali ini, tidak seperti tahun sebelumnya. Namun karena tahun ini sedang musim covid-19, pembelipun sepi.

Bacaan Lainnya

“Penjualan seragam sekolah tidak seramai tahun sebelumnya. Pembeli sepi,” ungkapnya, Kamis (4/6/2020).

Dengan sepinya pembeli, kata dia, omset pun menurun hingga mencapai 70 persen. Karena animo masyarakat untuk membeli seragam dan perlengkapan sekolah menurun drastis. Tapi, dia berharap mendekati penerimaan siswa baru nanti, pembelinya bisa kembali meningkat.

“Melihat situasi saat ini penurunan omset menurun 70. Sangat berbeda jauh dengan tahun – tahun sebelumnya,” katanya.

Pedagang seragam sekolah lainnya, Anis menyebut, untuk seragam sekolah menengah pertama dijual pada kisaran Rp100 hingga Rp120 ribu. Untuk seragam SLTA sebesar Rp150 hingga Rp170 ribu per pasang.

“Namun untuk sekarang ini belum ada lonjakan pembeli, karena mungkin akibat corona. Tapi kalau tahun – tahun sebelumnya, sudah jauh hari pembeli sudah banyak,” jelasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.