Diguyur Hujan Deras, TPT Kali Conteng Jebol, Jalan Pun Amblas

oleh -
Diguyur Hujan Deras, TPT Kali Conteng Jebol, Jalan Pun Amblas DBMSDA Kabupaten Tangerang desa cikasungka
Kepala Desa (Kades) Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Muhammad Supriyadi mengatakan, kerusakan TPT sudah terjadi sejak tanggal (17/8/2021) akibat gerusan air Sungai Kali Conteng.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Jalan dan tembok penahan tanah (TPT) Kali Conteng, Kampung Ranca, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, jebol dan amblas, Selasa (14/9/2021). TPT jebol dan amblasnya jalan raya tersebut menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan itu.

Kepala Desa (Kades) Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Muhammad Supriyadi mengatakan, kerusakan TPT sudah terjadi sejak tanggal (17/8/2021) akibat gerusan air Sungai Kali Conteng.

Lalu puncak kerusakannya terjadi pada Selasa (14/9/2021) setelah diguyur hujan deras. Kerusakan TPT semakin parah, hingga membuat jalan beton ikut ambas. Menurut dia, kondisi itu disebabkan debit air Kali Conteng yang terus naik, dan menghantam TPT secara terus-menerus.

“Karena diterjang banjir terus-terusan jadi ambruk. Sebelumnya pada tanggal 17 Agustus TPT sudah ambruk sebagian, kini jalan ikutan amblas,” kata Supriyadi.

BACA JUGA: Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Janjikan Perbaikan TPT Jebol

Menurut Supriyadi, akibat ikutan amblas, jalan tersebut kini sudah tidak bisa lagi dilalui kendaraan. Dia juga mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut kepada aparatur Kecamatan Solear dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang.

Supriyadi mengatakan, berdasarkan informasi dari DBMSDA, jalan tersebut akan segera diperbaiki menggunakan anggaran tanggap darurat. Namun dia mengaku belum mengetahui berapa anggaran yang akan digelontorkan untuk perbaikan jalan amblas tersebut.

Supriyadi juga menyebut jika pada tahun 2020 Jalan Raya Kampung Ranca, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, sempat terendam banjir. Menurut Supriyadi jalan itu merupakan satu-satunya akses bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari.

“Ada 9 RT dan lebih dari 1000 KK (kepala keluarga) yang menggunakan jalan ini. Kami berharap jalan ini bisa segera diperbaiki,” harapnya.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.