Digugat Tukang Cobek, Menteri Keuangan Mangkir Dalam PersIdangan

  • Whatsapp
Sri Mulyani
Ilustrasi.

TANGERANG,REDAKSI24.COM–Menteri Keuangan Sri Mulyani, menjadi pihak Turut Termohon dalam Permohonan Praperadilan Ganti Kerugian yang diajukan Tajudin Bin Tatang Rusmana. Namun demikian Menteri Keuangan maupun yang mewakili tidak hadir dalam persidangan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (20/10/2020).

Persidangaan yang digelar hari ini merupakan sidang pertama setelah sebelumnya PN Tangerang memanggil Termohon I (Kepolisian Resort Tangerang Selatan) dan Termohon II (Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang), serta Menteri Keuangan sebagai Turut Termohon.

Bacaan Lainnya

Tajudin selaku Pemohon kecewa atas tidak hadirnya Menteri Keuangan. “tentu kecewa, bagi kami ini sama artinya Menteri tidak menghormati pengadilan” ujar Aguslan Daulay selaku Kuasa Hukum Tajudin (20/10/2020).

Aguslan menjelaskan alasan dijadikannya Menteri Keuangan dijadikan sebagai turut termohon karena sesuai peraturan pemerintah yang mengatur tentang ganti rugi, memandatkan menteri keuangan yang membayar ganti rugi. Jad bukan dari anggaran polres atau kejaksaan.

“Nah biar tunduk atas putusan, maka Menteri Keuangan dijadikan turut tergugat,” paparnya.

Tajudin sebelumnya dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda 150 juta karena dituduh mempekerjakan anak sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat (1) UU No. 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Tajudin, tukang cobek yang sempat mendekam di penjara selama 9 bulan diputus Lepas dari segala tuntutan hukum oleh Majelis Hakim PN Tangerang yang diketuai Samsudin, S.H., M.H. pada 12 Januari 2017.

Tajudin yang sempat mendekam di rutan Kelas I Tangerang Selama sembilan bulan itu meminta ganti kerugian sebesar Rp 1,062 miliar karena menjadi korban ketidakadilan.

Persidangan berikutnya akan digelar kembali pada (10/11/20). Pengadilan Negeri Tangerang akan kembali memanggil Menteri Keuangan.

“Kami berharap Menteri keuangan tidak lagi mangkir dalam persidangan berikutnya” tutup Aguslan Daulay. (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.