Digitalisasi Pelayanan Pemkot Tangerang Diapresiasi Komisi II DPR RI

oleh -
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat menerima kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia di Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24,COM- Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menerima kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia terkait mekanisme pelayanan publik di Kota Tangerang.

Dalam kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang tersebut, Wali Kota menjabarkan tentang digitalisasi pelayanan kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang, termasuk bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang.

“Secara garis besar pelayanan masyarakat, baik yang sifatnya administrasi maupun permasalahan di lapangan telah dilakukan melalui aplikasi Tangerang Live,” papar Arief saat menerima rombongan Komisi II DPR RI di Tangerang Live Room (TLR), Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (23/11/2021).

“Sedangkan bagi pegawai memanfaatkan aplikasi Simasn,” imbuhnya.

BACA JUGA: Pemkot Tangerang Beri Bonus Uang Tunai Untuk Pelajar Berprestasi di KOSN

Wali Kota menambahkan digitalisasi pelayanan dengan menggunakan berbagai aplikasi menjadi upaya Pemkot Tangerang dalam menghadirkan inovasi, dengan tujuan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

“Jadi semua bisa termonitor dan bisa dievaluasi oleh Pemkot,” jelasnya dalam kunjungan yang juga diikuti oleh perwakilan Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika serta Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten Dedi Irsan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mengungkapkan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang melalui digitalisasi pelayanan kepada masyarakat.

“Apa yang dilakukan sudah bagus dan patut dicontoh oleh daerah lain,” ungkap Junimart.

Secara khusus Junimart memberikan perhatian khusus terhadap Avatar (Aplikasi Vaksinasi Kota Tangerang) yang digunakan oleh Pemkot Tangerang untuk mempercepat proses vaksinasi COVID-19.

“Jadi proses pendataan vaksinasi juga bisa lebih cepat,” tutupnya. (Adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.