Diduga Curi Start Kampanye Pilkada Tangsel, Benyamin Davnie Dipanggil Bawaslu

  • Whatsapp
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie sedang memberikan sambutan.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM- Diduga curi start melakukan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan. Pemanggilan itu dilakukan, karena yang bersangkutan melakukan kunjungan ke Rumah Sahabat Ben di Lengkong Gudang Timur pada Kamis (12/3/2020) lalu.

Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selamet Sentosa membenarkan pemanggilan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Iya benar, Pak Benyamin Davnie sudah kita panggil untuk dimintai keterangan terkait kehadirannya di acara deklarasi Rumah Sahabat Ben di Lengkong Gudang Timur, Serpong,” kata Slamet, saat dikonfirmasi wartawan.

Pemanggilan itu, Kata dia, setelah pihaknya menerima informasi atas kedatangan Benyamin Davnie yang disebut-sebut akan maju sebagai bakal calon (Balon) Walota Tangsel di Pilkada nanti dalam acara deklarasi relawan.

Kehadirannyapun di deklarasi itu kata dia, menggunakan mobil dinas Pemkot Tangsel. Namun demikian tambah dia, pihakya belum bisa menjelaskan apa pelanggaran yang dilakukan oleh Benyamin Davnie.

“Sampai saat ini kami masih menganalisa hasil dari pemanggilan atau pemeriksaan tersebut untuk diplenokan,” tanda dia.

BACA JUGA:

Baliho Wakil Wali Kota Tangsel Marak, Satpol PP Tidak Berani Bertindak

Duh, 4 Balita dan 20 Ibu-Ibu Harus Dievakuasi Karena Banjir di Tangsel

Dikonfirmasi masalah itu, Benyamin Davnie membenarkan pemanggilan terhadap dirinya. Dia mengatakan, kedatangannya ke Bawaslu dalam rangka memenuhi undangan untuk memberikan informasi terkait kehadirannya di deklarasi Sahabat Ben di Lengkong Gudang Timur, Serpong.

“Saya memenuhi undangan dari Bawaslu untuk memberikan informasi terkait kehadiran saya pada undangan masyarakat di Rumah Sahabat Ben,” kata Bang Ben panggilan akrab Benyamin Davnie.

Ben mengaku, kehadirannya dalam acara deklarasi relawan menggunakan mobil dinas karena dirinya dalam posisi sebagai Wakil Wali Kota dan tidak dalam keadaan cuti.

“Saya pada waktu itu sebagai Wakil Wali Kotà, makanya saya pakai mobil dinas. Saya lagi ga cuti, Saya jelaskan seperti itu ke tim Bawaslu,” tandasnya. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.