Dicekoki Miras, Cewek ABG di Padarincang Digilir Empat Remaja

oleh -
ilustrasi pemerkosaan
ilustrasi pemerkosaan

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Polres Serang Kota, Polda Banten mengamankan kawanan pelaku pemerkosaan gadis anak baru gede (ABG) yang terjadi di Pemandian Cirahab, Kecamatan PAdarincang, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (3/11/2019).

Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono mengungkapkan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang menyebutkan adanya peristiwa pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur oleh 4 remaja pria.

Keempat remaja itu masing-masing berinisial IM (18), Ag (15), Ah (28), dan Ri (26). Kawanan remaja itu melakukan aksi bejatnya terhadap korban Melati, nama samaran (14) di sebuah gubuk, kawasan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten.

“Keempatnya kami tangkap sekitar tiga jam setelah kejadian,” katanya kepada wartawan, Senin (4/11/2019).

BACA JUGA:

. Ditinggal Cerai, Seorang Ayah di Kabupaten Tangerang Tega Perkosa Anak Hingga Hamil

. Korban Perkosaan Ayah Kandung Dalam Pengawasan DP3A Kabupaten Tangerang

. Polisi Amankan Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Gadis Baduy

Peristiwa aib itu bermula ketika Melati diajak berwisata oleh salah satu pelaku ke pemandian Cirahab, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Di tempat wisata itu rupanya sudah menunggu pelaku lainnya. Mereka telah menyiapkan minuman keras (Miras) jenis anggur kolesom untuk korban.

Usai mandi, korban kemudian dipaksa untuk meminum Miras. “Pelaku memaksa korban meminumnya, jika tidak diminum pelaku mengancam akan memperkosa. Namun setelah diminum sampai mabuk, korban justru diperkosa secara bergiliran,” ungkap Kapolres.

Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku kemudian memulangkan korban ke rumahnya. Korban kemudian melaporkan peritiwa aib itu kepada kedua orangtuanya. Mendengar anaknya menjadi korban pemerkosaan. Kedua orang tua korban langsung melapor ke Polsek Padarincang.

Petugas Polsek Padarincang kemudian melimpahkan kasusnya ke Polres Serang. Petugas Reskrim Polres Serang bergerak cepat dan akhirnya berhasil menangkap ke empat pelaku tersebut dalam waktu 3 jam setelah kejadian.

Pelaku bakal dijerat dengan Undang-undang perlindungan anak pasal 81 junto 82, dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara. “Saat ini pelaku suah diamankan di Mapolres Serang untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolres.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *