Dibukanya kembali Aktivitas Perkantoran di PSBB Tahap 3, Stasiun Rawa Buntu Diserbu Penumpang

  • Whatsapp
Suasana penumpang terapkan jaga jarak saat menunggu kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Rawa Buntu, Senin (8/6/2020)

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Peningkatan jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) terjadi di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Senin (8/6/2020). Peningkatan terjadi karena adanya Pemberlakukan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi yang membolehkan kantor-kantor beraktivitas lagi.

Kepala Stasiun Rawa Buntu Iskandar mengatakan, sebelumnya jumlah penumpang perhari diperkirakan di bawah 1.000 penumpang atau hanya sekira 800-900 penumpang. “Hari ini, sampai Pukul 08.00 WIB diperkirakan ada 1.200 lebih penumpang naik-turun,” katanya ditemui di ruangannya, Senin (8/6/2020).

Bacaan Lainnya

Iskandar mengklaim, pihaknya menerapkan protokol kesehatan covid-19. Seperti jaga jarak, cek suhu tubuh dan wajib bermasker. Selain itu, kuota penumpang juga dibatasi.

“Kuota untuk stasiun Rawa Buntu sendiri cuma 50 penumpang, yang lainnya mungkin ada yang 30 atau 40 penumpang. Di dalam gerbong pun dibatasi, cuma 74 penumpang setiap gerbong. 20 orang duduk dan 54 berdiri,” papar Iskandar.

Tetapi, lanjut Iskandar, dalam situasi PSBB new normal ini, jumlah penumpang setiap gerbongnya diperkirakan hanya 25 orang atau 250 orang setiap rangkaian. “Banyak penumpang biasanya terjadi di pukul 06.00-07.00 WIB. Lebih didominasi pekerja kantoran ke arah DKI Jakarta,” tambahnya.

Pantauan Redaksi24.com di stasiun, setiap penumpang yang datang akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas dipintu masuk. Sedangkan saat menunggu kereta, para penumpang saling berjaga jarak. Untuk para petugas keamanan, menggunakan masker dan face shield dalam mengatur para penumpang.

Salah satu petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya menuturkan, meski ada peningkatan jumlah penumpang, tetapi masih landai. “Memang lebih banyak dari sebelumnya, tapi masih landai. Setiap penumpang kita tegaskan untuk jaga jarak dan bermasker,” pungkasnya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.