Dibuka Walikota, Festival Cisadane Targetkan 80 Ribu Pengunjung

oleh -
Walikota Tangerang Arief R Wismansyah memberi keterangan pers usai pembukaan Festival Cisadane 2019, Jumat 26 Juli 2019.

REDAKSI24.COM – Pemkot Tangerang kembali menggelar Festival Cisadane 26 Juli hingga 2 Agustus 2019 di Jalan Benteng Jaya, Benteng Makasar, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Event tahunan itu  menampilkan beragam akulturasi kebudayaan di Kota Tangerang.

Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakilnya Sachrudin disela pembukaan Festival Cisadane Jumat (26/7) mengatakan, even tahunan ini sebagai upaya untuk merawat keberagamaan kebudayaan yang menjadi akar kehidupan masyarakat Kota Tangerang.

“Kami ingin merawat dan melestarikan keberagamaan budaya, sekaligus mengingatkan masyarakat pentingnya merawat sungai,” tegas Arief.

Menurutnya, Festival Cisadane telah masuk dalam 100 Kalender event Kementerian Pariwisata yang dianjurkan layak untuk dikunjungi. “Melalui event tahunan ini kami ingin menampilkan potensi masyarakat ke kancah nasional, karena banyak potensi, mulai dari UKM, atlet cabang olahraga, kesenian tradisional, seni bermusik dan lainnya. Selain sebagai hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Tangerang, Rina Hernaningsih menambahkan, Festival Cisadane dimeriahkan lomba dayung perahu naga tingkat internasional dan nasional yang pesertanya tak hanya dari Provinsi Banten, namun regional bahkan luar negeri, seperti Malaysia, Timor Leste dan Australia.

Untuk kali pertama juga disajikan Festival Pencak Silat yang akan diikuti sekitar 18 perguruan silat dari Jabotabek dengan menampilkan atraksi seni beladiri. “Mudah-mudahan nantinya mendapat animo dari masyarakat dan respon positif sehingga kebudayaan Indonesia juga semakin lestari dan dicintai masyarakat,” harapnya.

Festival Cisadane ini sebelumnya diawali dengan Perayaan Peh Cun sebagai dasar cikal bakal lahirnya perhelatan tahunan seni dan budaya masyarakat Kota Tangerang. Perayaan Peh Cun bagi warga Kota Tangerang keturunan Tionghoa sebelumnya telah digelar pada pertengahan Juni lalu.

Diisi dengan berbagai ritual, tradisi dan perlombaan diantaranya Ritual Air Berkah, Sembahyang Twan Yang, Mendirikan Telur, Lomba Tangkap Bebek, Lomba Perahu Naga, Lomba Uleg dan kegiatan lainnya.

Berbeda dengan Festival Pehcun, Festival Cisadane, dikemas Pemkot Tangerang menjadi event tahunan yang dikolaborasikan degan beragam kebudayaan lainnya, seperti Betawi, Sunda dan Jawa yang menjadi akar masyarakat Kota Tangerang. Sejumlah hiburan ditampilkan mulai dari pagelaran budaya daerah, lomba perahu naga, aktraksi hoverboard, jet ski, gelar karya Usaha Kecil Menengah (UKM), dan penampilan band papan atas Nidji dan Kotak.

Pembukaan Festival Cisadane menyuguhkan, tarian kolosal Sangego, parade 28 perahu hias yang dipadu dengan aksi tiga hoverboard dengan membentuk formasi khusus.

 Tak hanya itu beragam hiburan musik dari musisi lokal setiap harinya turut ditampilkan di panggung utama. Disusul dengan aksi band Nidji pada 28 Juli dan band Kotak pada 3 Agustus 2019.

Bersama Dinas Koperasi dan UKM juga Dispora, Pihaknya telah menyiapkan sekitar 164 stand yang menampilkan pameran pembangunan dan gelar karya UKM. Ada 200 pelaku UKM yang mempromosikan produknya.

Ditargetkan tingkat kunjungan Festival Cisadane tahun ini mencapai 80 ribu orang. Tahun sebelumnya tercatat jumlah pengunjung mencapai 60 ribu, yang hanya ditargetkan 40 ribu. “Festival Cisadane berlangsung selama sembilan hari,” tandasnya.(Agus/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *