Diberhentikan Sepihak oleh Kepsek, Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang ‘Ngadu’ ke Gubernur dan Kadis Pendidikan

oleh -
KOMITE SEKOLAH SMAN 30 Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Kasus pemberhentian sepihak yang dilakukan oleh Kepala Sekolah kepada seluruh pengurus Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang terus bergulir. Kali ini pengurus Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang mengirimkan Surat Pengaduan kepada Gubernur Banten serta Kepala Dinas Pendidikan terkait kasus tersebut.

“Ya benar hari ini, kami mengirimkan surat pernyataan sikap yang berisikan penolakan atas keputusan sepihak kepala sekolah yang mendemisionerkan kepengurusan komite sekolah yang sah,” ujar salah seorang anggota Komite Sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang Agus F. Hidayat, Kamis (30/12/2020).

Menurut Agus surat tersebut sengaja diberikan kepada Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Banten agar mereka mengetahui adanya sikap otoriter terhadap pengurus Komite Sekolah dari kepala sekolah sebagai bawahannya. Bahkan menurut Agus pihaknya, pihak komite hingga saat ini belum pernah diajak dialog dan mendapatkan alasan pemberhentiannya dari Kepala Sekolah.    

“Kami berharap baik bapak Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan mengetahui adanya permasalahan di SMAN 30 Kabupaten Tangerang, dan segera menyelesaikannya,” ujarnya.

Agus mengaku jika surat penolakan ini bukan karena dirinya beserta pengurus lainnya ingin mempertahankan jabatan, tetapi lebih kepada nama baik. 

“Jika kami diberhentikan berarti kami termasuk dalam 4 unsur alasan berakhirnya jabatan komite sekolah sesuai Permendikbud no 75 tahun 2016, pasal 8 angka 1, yakni mengundurkan diri, meninggal dunia, tidak dapat melaksanakan tugas karena berhalangan tetap dan atau dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana kejahatan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Jelas kami tidak akan menerima.  Untuk itu sejak awal kami mengharapkan klarifikasi yang jelas terkait kebijakan pemberhentian yang dilakukan kepala sekolah,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Wilayah Kabupaten Tangerang, Mohammad Bayuni mengaku sudah mendengar terkait adanya permasalahan di SMAN 30 Kabupaten Tangerang. Bayuni pun mengaku telah meminta kepala sekolah SMAN 30 Kabupaten Tangerang untuk segera menyelesaikan terkait masalah tersebut.

“Intinya kami telah meminta kepala sekolah untuk segera menyelesaikan masalah ini dan membuat suasana pendidikan di SMAN 30 Kabupaten Tangerang menjadi kondusif. Masa di sekolah lain saja bisa kondusif, ini di SMAN 30 Kabupaten Tangerang tidak kondusif,” tegasnya. (Hendra)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.