Dianggap Labrak Perda Saat Pemilihan Ketua RW, Warga Panunggangan Barat Laporkan Lurah ke Wali Kota

  • Whatsapp
Iman A Pahri
Iman A Pachri saat mengirimkan surat laporan terbukanya ke Wali Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Dianggap tak menacu atau melabrak aturan saat pemilihan ketua RW, warga RW 05, Kavling Pemda, Kelurahan Panunggangan Barat laporkan lurah ke Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Rabu (30/9./2020) kemarin. Warga dalam hal ini meminta adanya pengulangan pemilihan ketua RW sekitar. 

Dengan mendatangi kantor Walikota Tangerang, Iman A Pachri seorang warga sekitar membawa sepucuk surat yang ditujukan untuk orang nomor satu di Tangerang. 

Bacaan Lainnya

Iman mengaku adanya pemilihan Ketua RW di lingkungannya tidak transparan dan mengikuti aturan yang berlaku. 

“Pelaksanaannya tidak mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang nomor 3 tahun 2011 Tentang Rukun Tetangga dan Rukun Warga yang ada di Pasal 13 ayat (3),” ujarnya saat dijumpai di Puspem Kota Tangerang, Rabu (30/9/2020). 

Menurut Iman, seharusnya, jika tidak mengacu pada Perda tersebut, panitia penyelenggara mengacu pada Peraturan Walikota (Perwal) yang telah ada. Dia menyebut aturan dalam pemilihan RT dan RW juga sudah diatur dalam Perwal no 24 tahun 2015. 

“Ini mereka malah tidak menggunakannya, ada apa ? Harusnya dipilih salah satu, bukan dua – duanya aturan itu dipakai, itu salah,” ujarnya. 

Atas kejanggalan ini, lanjut dia, mewakili masyarakat dirinya meminta Walikota Tangerang untuk bisa meninjau kembali terkait penyelenggaraan RT dan RW yang sudah dilakukan di wilayah Panunggangan Barat. 

“Baiknya ditinjau kembali cara kerja panitia penyelenggara dan melakukan pemilihan ulang. Selain itu kami juga perlu meminta pertanggungjawaban lurah sebagai pemimpin di wilayah ini,” tukasnya. 

Sementara itu Lurah Panunggangan Barat Agus Nurcahyo mengatakan dalam penyelenggaraan pemilihan RW di wilayahnya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. 

“Secara prosedur sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan kesepakatan bersama seluruh warga berikut pengurus lingkungan,” ungkap dia saat di konfirmasi. 

Menurut Agus, bahkan pihaknya juga telah melakukan sosialisasi sejak jauh hari sebelumnya. 

“Bahkan sosialisasi sudah dilaksanakan dari minggu 3 bulan Juli. Sudah dari Bulan Juli Kang sosialisasi, bahkan rapat/pertemuan sudah beberapa kali diadakan,” tukasnya. (Iqbal/Hendra)

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.