Di Tengah Pandemi, Ibu-Ibu PKK di Serua Ciputat Dirikan Warung Sedekah Gratis Setiap Hari

  • Whatsapp
Seorang warga persiapkan buka warung sedekah "gratis".

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Di tengah keprihatinan akibat pandemi, muncul berbagai kegiatan peduli dari masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 11, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan.

Mereka, membuat warung sedekah berisi sayuran dan kebutuhan pokok lainnya di depan gapura pintu masuk Jalan Brantas, RW 11 di depan Jalan Merdeka, Perumahan Serua Permai.

Bacaan Lainnya

Warung sedekah tersebut diinisiasi oleh Ibu RT 4 RW 11 Suhartini (45), karena ingin membantu bagi masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19.

Tini, panggilan akrabnya, menjelaskan, warung sedekah tersebut mulai diadakan sekira 1 Junin 2020 lalu. Di awali inisiatif sendiri, untuk berbagi di tengah pandemi.

“Saat ini sudah berjalan dua minggu. Awalnya dijalankan sendiri dengan mengatasnamakan ibu-ibu PKK. Setelah berjalan, alhamdulillah disambut baik oleh ibu-ibu yang lain,” katanya kepada Redaksi24.com ditemui di rumahnya, Rabu (10/6/2020).

Untuk mengajak ibu-ibu lainnya, Tini membagikan foto dan info warung sedekah tersebut melalui daring grup WhatsApp dan Facebook. Responya, disambut baik dan makin banyak yang ingin ikut terlibat.

“Ini bentuk sedekah kecil-kecilan, masa sih enggak bisa. Mau bantu berapa pun pasti diterima, tinggal digantungkan di warung sedekah. Akhirnya, ada yang nitip uangnya karena enggak sempet belanja sayuran dan ada yang nyimpen langsung sayuranya di warung sedekah,” ungkapnya sambil menunjukkan video suasana warung sedekah penuh dengan sayuran dan lainnya.

Ibu dua anak itu bilang, warung sedekah yang berada di pinggir jalan tersebut berisi sayuran segar seperti sayur sop, kangkung, sayur asep. Lengkap dengan beras, tempe, tahu, gula, teh, dan lainnya. Dan hanya satu hari sekali, setiap pagi. Kadang pukul 06.00, pukul 07.00 dan kadang paling siang pukul 07.30 WIB.

Alhasil, setiap pagi, warung sedekah tersebut diserbu oleh masyarakat sekitar yang melewati tempat sayur gratis iru. Agar terbagi secara merata, pengambilan sayuran dan lainnya hanya dibatasi dua item setiap orang.

“Kalau telat, agak siangan dikit itu warga sudah antri. Siapa aja boleh ambil, buat umum. Ada petugas kebersihan, satpam, ojek online, supir matrial, dan siapapun masyarakat yang lewat di sekitar jalan. Paling cepat 10 menit ludes habis, paling lama sekitar 20-30 menitan,” tutur Tini.

Tini yang juga Ketua Majelis Ta’lim Al-Ikhlas berencana akan menjalankan warung sedakah tersebut hingga seterusnya. “Banyak ibu-ibu yang tanya, warung sedekah sampai kapan? Atau hanya sampai pandemi covid-19 selesai? Insya Allah, warung sedekah ini akan ada seterusnya. Tujuanya tadi, ingin membantu masyarakat. Kalau kita menanam kebaikan, akan ada kebaikan pula yang datang pada kita,” katanya bersemangat.

Selain di RW 11, dia berencana akan menularkan aksi sosialnyan tersebut ke lingkungan RW yang terdekat.
“Sebelumnya sudah ada salah satu RW yang videokan aktivitas warung sedekah. Katanya buat contoh di tempatnya. Ada rencana mau menghubungi RW lainnya juga, agar titiknya nambah dan makin banyak warga yang terbantu,” tambah Tini.

Ketua RW 11 Muchidin mengatakan, dirinya mengapresiasi dan mendukung kegiatan warganya terutama ibu-ibu PKK melakukan kegiatan positif. ” Untuk warung sedekah itu inisiatif ibu-ibu PKK guna membantu warga yang membutuhkan. Jadi siapa saja yang mau, bisa ambil di warung sedekah mas,” katanya melalui WhatsApp, Rabu (10/6/2020). (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.