Ditengah Pandemi Covid-19 Angka Kehamilan di Tangsel Stagnan

  • Whatsapp
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tangsel, Lilis Suryani.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Angka kehamilan di tengah pandemi Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diklaim stagnan atau tidak alami kenaikan signifikan.

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Tangsel) Kota Tangsel, Deden Deni. Menurutnya, data angka kehamilan masih sama dengan data sebelum adanya pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Nggak ada kenaikan angka kehamilan yang signifikan, kayak normal biasa-biasa aja. Secara umum di tujuh kecamatan nggak ada peningkatan,” katanya melalui telepon seluler, Rabu (24/6/2020).

Senada, juga diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tangsel Lilis Suryani. “Tidak ada kenaikan angka kehamilan gara-gara work from home (WFH) di tengah pandemi Covid-19,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Rabu (24/6/2020).

Lilis menyebut, salah satu faktor yang dimungkinkan tidak adanya kenaikan angka kehamilan lantaran jumlah kunjungan ibu hamil yang menurun.

“Jumlah kunjungan ibu hamil menurun, dari biasanya 100 persen, kini hanya sekitar 80-85 persen. Penyebabnya banyak, salah satunya mungkin karena khawatir Covid-19 sehingga enggan datang ke puskesmas,” tambah Lilis.

Menurutnya, meski banyak ibu-ibu yang melepas alat kontrasepsi program keluarga berencana (KB) belum tentu berpengaruh pada angka kehamilan.

“Menurut saya, masyarakat kita rata-rata golongan menengah ke atas, jadi sudah paham. Kalau lepas KB, bisa pakai kondom saat berhubungan suami- istri,” tutur Lilis.

Meski begitu, Lilis enggan memberikan data angka kehamilan di Kota Tangerang Selatan yang dikumpulkan dari seluruh Puskesmas di tujuh kecamatan. 

“Untuk data angka real-nya, kami tidak bisa kasih, karena masih proses divalidasi. Mengingat saat ini sedang banyak yang dikerjakan, seperti tracking Covid-19, dan penyuluhan dan lainnya,” pungkasnya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.