Di Pandeglang, Warga Berebut Air Bantuan

oleh -
Warga Kubang Kampil Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang berebut bantuan air bersih yang disalurkan ATC.

REDAKSI24.COM— Kemarau panjang yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, membuat warga mengalami krisis air bersih. Akibat kesulitan air, warga berebut air bersih yang didistribusikan lembaga Global Zakat Aksi Cepat Tanggap (ACT), Sabtu (27/7/19).

Pemandangan itu terlihat di Kampung Kubangkampil, Desa Kubangkampil, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Sabtu (27/7/2019). Puluhan warga tak sabar antre untuk mendapatkan air bersih dari mobil-mobil tangki yang kerahkan ACT.

Kepala Desa Kubangkampil, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang, Banten, Tubagus Husen mengakui, musim kemarau yang sudah berlangsung tiga bulan membuat sumber mata air milik warga mengering.

“Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait lainnya. Hari ini ada bantuan air bersih dari ACT. Wajar jika warga berebut untuk mendapatkan air bersih, karena selama ini mereka dilanda kekeringan,” ungkapnya.

Menurut dia, sejauh ini baru ACT yang mendistribusikan air bersih ke desanya. Selama ini, kata dia, warga sudah beruoaya dengan berbagai cara untuk mendapatkan air, seperti pergi ke hutan mencari sumber mata air.

“Semua sumur gali maupun sumur bor milik warga sudah mengering. Makanya sekarang warga hanya bisa mengharapkan bantuan air bersih,” katanya

Linda, salah seorang warga mengaku, krisis air bersih sudah dirasa warga sejak dua bulan lalu. Karena dampak dari kemarau panjang ini, sumber mata air miliknya sudah kering total.

“Sumur sudah tidak mengeluarkan air, kering kerontang. Satu-satunya cara mendapatkan air, ya dari bantuan seperti ini,” ujarnya.(Samsul/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *