Di Pandeglang, Massa Aksi Bentrok dengan Polisi

  • Whatsapp
simulasi pengamanan unjukrasa
Massa aksi menyerang pagar betis petugas Polres Pandeglang dalam simulasi pengamanan unjukrasa, Jumat (18/10).

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Ratusan pengunjuk rasa bentrok dengan aparat kepolisian yang sedang melakukan pengamanan di Alun-alun Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (18/10/2019).

Pantauan di lokasi, pasukan pengurai massa dari Polres Pandeglang nampak diserbu massa aksi demo. Pada saat kerusuhan terjadi, tim negosiasi Polwan dari Polres Pandeglang tiba mencoba bernegosiasi untuk mengurai kerusuhan. Namun upaya negosiasi itu tidak berhasil mendapatkan titik temu.

Bacaan Lainnya

Bahkan massapun semakin brutal dihadapkan dengan tim Dalmas inti Polres Pandeglang, sehingga bentrokan massa dan aparatpun tidak terkendalikan. Melihat kondisi yang semakin memanas, pasukan Sat Sabhara Polres Pandeglang menurunkan kendaraan taktis dan flashball, untuk mengendalikan massa yang beirngas. Namun massa pengunjukrasa terus merangsek dengan mendorong pasukan Dalmas. Mereka juga melakukan aksi pemblokir jalan.

Dalam bentrokan itu, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga menjadi provokator. Sejumlah pengunjukrasa dan petugas nampak mengalami luka-luka akibat bentrokan yang berlangsung hampir 1 jam itu.

simulasi pengamanan unjukras
Petugas Polres Pandeglang menurunkan kendaraan taktis untuk menghalau massa pengunjukrasa.

Namun ternyata, bentrok masa aksi dan Polisi adalah simulasi pengamanan demo anarkis yang di digelar Polres Pandeglang, dengan tujuan sebagai bentuk kesiapan siagaan anggota Polres Pandeglang ketika menghadapi aksi demo yang berpotensi anarkis dan menimbulkan kerusuhan.

“Simulasi ini untuk melatih anggota dan sebagai bentuk kesiapan anggota dalam menghadapi kegiatan demo anarkis ataupun kerusuhan yang dimungkinkan terjadi,” ungkap Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono saat melakukan simulasi pengamanan aksi demo.

BACA JUGA:

. Kapolres Pandeglang Ingatkan Pelajar Bijak Gunakan Medsos

. Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Polres Pandeglang

. Penjual Obat Terlarang Digulung Petugas Polres Pandeglang

Menurut Kapolres, kegiatan ini juga sebagai bentuk antisipasi yang dilaksanakan Polres Pandeglang untuk mengantisipasi ketika terjadi kerusuhan dalam aksi demo, menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 20 Oktober nanti.

“Latihan pengamanan, karena khawatir aksi demo yang anarkis terjadi pada saat menjelang atau pada proses pelantikan Presiden dan wakil Presiden RI,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pandeglang memberikan menghimbauan kepada warga Pandeglang untuk menyaksikan pelantikan presiden dan wakil presiden melalui tayangan televisi. “Saya sarankan nonton (pelantikan presiden-wakil presiden) di tv saja,” ujarnya.. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.