Di Kota Serang, Banyak Peserta PPDB Online Salah Titik Koordinat Tempat Tinggal

  • Whatsapp
PPDB Online
Ilustrasi - PPDB dilakukan secara online serta masih menerapkan sistem zonasi.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Ketua Panitia PPDB Online di SMAN 5 Kota Serang, Wina Risanti mengaku pendafatran siswa baru telah dibuka sejak 26 Mei lalu. Rencananya PPDB dibuka sampai tanggal 27 Juni 2020.

“Saat ini kuota peserta didik pada tahun ajaran baru sebanyak 390 dengan jalur zonasi 70 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan orang tua 5 persen dan prestasi 10 persen. Saat ini sudah mencapai 352 siswa yang mendaftar,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Wina mengaku masih banyak pendaftar melakukan kesalahan saat mendaftar, salah satunya kesalahan dalam menentukan titik koordinat tempat tinggal calon peserta didik. “Saat pengisian kebanyakan tidak mencantumkan min (-), sehingga terbaca ada di laut Cina. Ada juga yang pakai titik kordinat sekolah sehingga terbacanya nol (0), berartikan kalau 0 tinggalnya di sekolah,” jelasnya.

Wina menjelaskan yang membedakan PPDB online saat ini dengan tahun sebelumnya adalah pengisian pada titik kordinat tempat tinggal pendaftar. Karena tidak diizinkan datang langsung ke sekolah, Meski ada beberapa yang datang ke sekolah untuk membenarkan titik koordinat, namun menurutnya, tidak sampai terjadi kerumunan seperti tahun sebelumnya.

Sampai kini, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang, Wasis Dewanto belum menanggapi terkait pembukaan sekolah pada masa pandemi covid-19. Wasis juga belum menjawab pesan whatsApp yang disampaikan Redaksi24.com.

Sementara itu, pembukaan sekolah secara tatap muka pada masa pandemi covid-19 idealnya bisa dimulai pada bulan Desember 2020 atau Januari 202. Saran itu disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim kepada pemerintah kota/kabupaten di wilayahnya, termasuk Kota Serang.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas mengatakan, sektor pendidikan menjadi poin terakhir yang dibahas dalam Rakor panduan penerapan new normal atau tatanan kehidupan baru di Kota Serang.

“Gubernur Banten menyarankan kepada kabupaten kota untuk pembukaan sekolah tatap muka itu bisa dilakukan pada Desember atau Januari 2021,” kata Hari di kantornya, Rabu (10/6/2020).

Pihaknya mengaku hanya mengatur proses penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Meski demikian, kata dia, gubernur baru menyarankan belum menjadi keputusan final. Sebab Pemprov Banten juga masih menunggu keputusan dari Kementerian Diknas.

“Kami hanya mengatur PPDB dulu, nanti proses belajar mengajarnya atau secara online atau tatap muka, nanti itu diputuskan dari panduan. Yang pasti gubernur sudah menyarankan kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa dimulai Desember 2020 atau Januari 202i,” ulang Hari.

Disinggung adanya permintaan keringanan biaya pendidikan sekolah swasta yang melakukan proses belajar mengajar secara online atau daring, menurut Hari, dibutuhkan saling pengertian dari seluruh pihak.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.