Di Banten, Kepesertaan Dosen di BPJS Ketenagakerjaan Minim

  • Whatsapp
Asisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Banten Bidang Kepesertaan, Didin Haryoni.

SERANG, REDAKSI24.COM – Kepesertaan dosen di Perguruan Tinggi (PT) swasta di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Banten masih sangat minim. Padahal, keikutsertaan di BPJS Ketenagakerjaan sangat penting sebagai proteksi kecelakaan kerja para guru yang mengajar di tingkat perguruan tinggi tersebut.

Asisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Banten Bidang Kepesertaan, Didin Haryoni, Senin (16/9/2019) menjelaskan, sampai saat ini kepesertaan dari kalangan civitas akademika swasta masih sangat minim. Karena itu, dirinya akan melakukan langkah jemput bola melalui kantor-kantor cabang pembantu yang sudah tersebar di wilayah Banten.

Bacaan Lainnya

“Jumlah pastinya saya belum lihat lagi. Tapi yang jelas sangat minim sekali. Karena itu, kami terus melakukan sosialisasi ke kampus-kampus swasta yang ada di Banten,” katanya.

BACA JUGA:

. Berobat Pakai KTP di Banten Belum Bisa Direalisasikan

Didin melanjutkan, bagi peserta yang sudah tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan, seluruh biaya berobat dalam hal kecelakaan kerja akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami juga memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban, sampai ia bisa kembali bekerja. Nominalnya sama dengan gaji,” katanya.

Apabila terjadi cacat fisik yang tidak memungkinkan lagi untuk bekerja, menurut Didin, pihaknya juga akan memberikan santunan 58 kali dari gaji yang diterima korban. Sedangkan jika meninggal dunia, santunan diberikan 48 kali dari gaji.

“Kami juga akan memberikan beasiswa kepada dua anaknya yang sedang menempuh pendidikan. Kalau RUU-nya disahkan, beasiswa yang diberikan akan sampai jenjang kuliah,” tandasnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.