Dewan Tunda Pembahasan RAPBD Banten 2020

oleh -
Paripurna Penyampaian APBD Perubahan Provinsi Banten.

REDAKSI24.COM – DPRD Banten menunda pembahasan Raperda tentang APBD Banten tahun 2020 hingga dilantiknya anggota dewan baru periode 2019-2024. Sedianya, pembahasan RAPBD 2020 Kamis (15/8/2019) ini memasuki tahap pemandangan umum fraksi-fraksi bersamaan dengan pemandangan umum fraksi terhadap perubahan RAPBD 2019.

Namun, berdasarkan pantauan, DPRD Banten hanya menggelar rapat paripurna dengan agenda tunggal tentang pemandangan umum faksi-fraksi terhadap perubahan RAPBD 2019. Padahal sebelumnya, Rabu (14/8/2019) dalam rapat pripurna yang sama, Gubernur Banten menyampaikan sekaligus dua Raperda yaitu Raperda tentang perubahan APBD 2019 dan Raperda tentang APBD 2020.

Sebelumnya, keputusan dibarengkannya pembahasan kedua Raperda tersebut berdasarkan keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Banten. Namun, saat berlangsung paripurna penyampaian nota pengantar raperda tersebut, terjadi banyak interupsi dari beberapa anggota dewan yang meminta kepada pimpian dewan untuk menunda penyampaian Raperda APBD 2020.

BACA JUGA:

. Fraksi-Fraksi DPRD Banten Pertanyakan Penurunan Pendapatan Daerah

. Gubernur Banten Minta Target Belanja Daerah Ditambah

. Belanja Pegawai Pemprov Banten Capai Rp2,50 Triliun

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Banten, Ali Zamroni sempat diskor selama 10 menit untuk meminta pendapat pimpinan fraksi. Akhirnya disepakati penyampaian nota pengantar RAPBD 2020 tetap dilanjutkan, namun tahapan pembasan selanjutnya ditunda hingga dewan baru dilantik.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, pihaknya akan mengikuti  apapun keputusan DPRD Banten. “Apapun kesepakatan dan keputusannya, kami akan patuh terhadap agenda itu,” katanya usai mengikuti rapat paripurna, Kamis, (15/8/2019).(Luthfi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.