Dewan Sejak Lama Gulirkan Kenaikan Pajak Parkir di Kota Serang

  • Whatsapp
perwal parkir kota serang
Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Ketua DPRD Kota Serang mengusulkan kenaikan pajak parkir khusus sebesar 5 persen. Dengan demikian nantinya kenaikan pajak parkir khusus menjadi 25 persen dari sebelumnya 20 persen.

Usulan tersebut menyusul adanya Peraturan Wali Kota Serang (Perwal) tentang pengelolaan parkir khusus bagi perkantoran, perbankan, perguruan tinggi dan sekolah yang ada di Kota Serang. Nantinya mereka akan diwajibkan membayar pajak parkir.

Bacaan Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi mengatakan, saat ini keuangan daerah merosot drastis. Sehingga perlu adanya terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut. Salah satunya melalui pengelolaan retribusi parkir khusus, seperti perkantoran, termasuk kantor dinas pemerintahan.

“Kami lagi kekurangan duit gara-gara covid-19. Bertahan saja sudah bagus, syukur kalau bisa meningkat (PAD),” katanya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Minggu (5/7/2020).

BACA JUGA: Parkir di Pusat Pemerintahan Kota Serang Kini Tak Lagi Gratis

Menurut Budi, pihaknya sudah mendorong kenaikan pajak parkir itu sejak periode lalu. Terlebih, kata dia, target pendapatan parkir yang dibebankan kepada OPD terkait, dalam hal ini dinas perhubungan (Dishub) selalu tidak tercapai.

“Nah kenaikan pajak parkir untuk menutup kekurangan pendapatan pajak parkir di Dishub, dari dulu sudah kami soroti Dishub,” imbuhnya.

Menurut Budi, dengan Perwal saja sudah cukup untuk menciptakan regulasi kenaikan pajak parkir. Sebab, kata dia, jika menunggu Perda yang saat ini masih dalam pembahasan akan memakan waktu yang lama.

“Seperti Kota Tangsel bisa pakai Perwal, kemudian didorong dengan Perda. Yang tugasnya mendorong investor itu kepala daerah,” tegasnya.

BACA JUGA: Terbitkan Perwal, Pemkot Serang Bakal Tertibkan Parkir

Sementara itu, Wali Kota Serang, Syafrudin mengakui adanya Perwal itu untuk mengatur titik parkir di Kota Serang. Nantinya perusahaan dan perkantoran yang ada di Kota Serang akan diwajibkan membayar pajak parkir.

“Saat ini parkir masih acak-acakan, para pengusaha di Kota Serang juga belum tidak dipungut parkir. Nanti perkantoran, sekolah, perguruan tinggi, termasuk pusat pemerintahan akan dipungut biaya parkir,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.