Dewan Pendidikan Minta Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BOS SMAN 21 Diusut Tuntas

  • Whatsapp
Ilustrasi penyimpangan dana BOS SMAN 21 Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Kasus dugaan penyelewengan dana BOS Reguler di SMAN 21 Kabupaten Tangerang mendapat tanggapan serius dari Dewan Pendidikan Provinsi Banten.

Lembaga independent yang merupakan mitra Dinas Pendidikan itu meminta dugaan penyelewengan anggaran operasional sekolah adiusut sampai tuntas.

Bacaan Lainnya

“Harus diusut sesuai prosedur aturan yang berlaku. Jika terbukti ada penyimpangan patut dijatuhi sanksi,” kata Eny Suhaeni, anggota Dewan Pendidikan kepada Redaksi24.com, Kamis (4/6/2020).

Eny menambahkan, soal isu penyimpangan dana bos ini harus diusut tuntas dan di buktikan kebenarannya secara hukum melalui jalur prosedural baik melalui inspektorat, BPK dan Kepolisian.

Ia melanjutkan, dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Banten harus membantu mengaudit pelaporan penggunaan anggaran dan meminta inspektorat mengaudit ulang penggunaan BOS Reguler 2019 tersebut.

Terkait pengawasannya, sambung dia, dindik mestinya melakukan evaluasi secara intens terhadap pola penggunaan anggaran dana BOS. “Kan ada juklak dan jiknis, kalau tidak sesuai ya harus di usut dan dindik kan punya banyak tim melalui KCD, Pengawas dan lain-lain,” tutupnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.