Dewan Penasehat Ingatkan Agar Anggota SMSI Miliki Rumusan Model Bisnis Media

  • Whatsapp
Rombongan pengurus SMSI Pusat saat berkonsultasi dengan Dewan Penasehat SMSI di Trans Corp Tower Jl Tendean, Jakarta, Rabu, (11/3/2020) lalu.
Rombongan pengurus SMSI Pusat saat berkonsultasi dengan Dewan Penasehat SMSI di Trans Corp Tower Jl Tendean, Jakarta, Rabu, (11/3/2020) lalu.

JAKARTA,REDAKSI24COM—Sekretaris Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Abdul Aziz meminta kepada seluruh anggota SMSI untuk merumuskan model bisnis media yang dikelolanya. Menurut pria ya juga menjabat sebagai CEO Detik Network ini, merumuskan model bisnis media menjadi sangat penting, karen bisnis itulah yang akan menjadi guidance (panduan) insan media dalam menjalankan aktivitasnya.

“Kalau ada guidance, jalan kita menjadi sangat jelas dan terukur,”ujar Abdul Azis saat menerima rombongan pengurus SMSI Pusat untuk berkonsultasi dengan Dewan Penasehat SMSI di Trans Corp Tower Jl Tendean, Jakarta, Rabu, (11/3/2020) lalu.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:

Dianggap Efektif, Dewan Pers Minta SMSI Aktif Kampanyekan Pilkada Damai dan Bermartabat

Jaga Kualitas Media Siber, SMSI Jalin Kerja Sama dengan LPDS

Namun begitu Abdul Azis mengingakan agar guidance yang dibuat tersebut itu mesti adaptif terhadap perubahan dan kondisi.

“Dulu guidance berubah setiap 5 tahun, selanjutnya tiap 3 tahun, lalu tiap setahun. Sekarang perubahannya bisa tiap 6 bulan dan bahkan setiap saat” tegas pria yang dinobatkan sebagai Marketeer of the year 2019 pada acara Markplus Confrence 2020 yang digelar di Jakarta 4 Desember 2019 lalu ini.

Pada kesempatan itu juga, Ketua SMSI Firdaus memaparkan banyak hal tentang konsolidasi organisasi yang sudah dilakukan dan rencana program ke depan yang tahap awalnya sudah dimulai. Menurut Firdaus, Dewan Pengurus SMSI Pusat ke depan tidak hanya ingin membuat SMSI solid sebagai sebuah organisasi, tetapi juga juga melakukan berbagai macam perbaikan dalam aktivitas bisnis dan jurnalistiknya.

“Pendidikan dan Pelatihan, mesti menjadi sebuah aktivitas yang melekat bagi SMSI. Kami tidak ingin menggurui teman-teman SMSI di daerah tentang cara membuat media di era digital. Tapi kami ingin sama-sama belajar dengan teman-teman SMSI di daerah dalam mengembangkan bisnis dan Good Jurnalism” tegas pria yang pernah menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Banten ini.

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri SMSI, Delianur mengatakan, zaman berubah makin cepat. Untuk itu lanjut Delianur kita tidak hanya dituntut harus mengerti perubahan dan prediksi arah perubahan ini bergerak kemana, tapi juga mesti mengerti apa yang harus dilakukan di tengah perubahan yang drastis sekarang ini. Terlebih perubahan aktivitas jurnalistik di era Industri 4.0 dan Society 5.0

“Tantangan media siber ke depan, makin kompleks. Banyak masalah baru yang harus dijawab juga dengan cara baru. Kita harus menghindarkan diri menjawab permasalahan baru dengan cara lama” singkat Delianur. (Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.