Dewan Dorong Pemprov Banten Bantu Pembangunan Kota Serang

  • Whatsapp
Pembangunan Kota Serang
Anggota Komisi IV DPRD Banten, Juhaeni M Rais menggelar reses di Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Pemkot Serang mengeluh jika bantuan keuangan (Bankeu) yang didapat dari Pemprov Banten sangat kecil dibanding daerah lainnya. Padahal, sebagai kota yang baru seumur jagung, seharusnya mendapat bantuan yang lebih besar karena masih dalam proses pembangunan.

Karena itu, anggota komisi IV DPRD Banten, Juhaeni M Rais akan mendorong Pemprov Banten ikut terlibat dalam pembangunan di Kota Serang, baik itu yang menjadi tanggung jawab Kota Serang maupun Provinsi Banten.

Bacaan Lainnya

“Ini salah satu poin penting yang akan saya perjuangkan. Kota Serang sebagai etalase ibukota Provinsi Banten harus segera dibenahi, jangan sampai semrawut seperti sekarang ini,” ujarnya di Puspemkot Serang, Rabu (27/11/2019).

Ketua Fraksi PKS DPRD Banten itu, mengaku prihatin melihat kondisi Kota Serang saat ini. Kalau pagi dan sore pasti macet dimana-mana, padahal jalan provinsi sudah besar, tapi dipakai parkir mobil. Ada juga jalan provinsi lainnya yang akan diperlebar, namun sampai saat ini pembebasan lahannya belum juga selesai. Jalan Ciceri-Ciracas itu sebagian sudah dikerjakan, sementara sebagian lainnya belum.

“Ini kami akan meminta kepada Pemprov banten agar segera diselesaikan,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Politik Anggaran Dinilai Jadi Penyebab Bankeu Tidak Sama

. Bankeu Minim, Pemprov Banten Diminta Terlibat Pembangunan Kota Serang

. Pemkab Serang Diguyur Bantuan Keuangan Rp80 Miliar

Selain dari pada itu, untuk mengurai kemacetan di Kota Serang, dirinya akan mengusulkan membuat jalur lingkar Utara. Jalur ini dimulai dari belakang kantor Kecamatan Serang sampai ke Taman Kopasus. Sehingga, setiap wisatawan yang menuju ke Banten Lama, tidak mesti melalui jalur Pasar Lama atau Lopang.

“Saya yakin ini akan menjadi solusi terbaik dalam menata Kota Serang agar terlihat lebih rapih dan tertata,” katanya.

Selain masalah pembangunan, Juhaeni juga menyoroti masalah alun-alun Kota Serang yang kondisinya gelap gulita kalau malam hari. Menurut Juhaeni hal ini jangan sampai dibiarkan, karena akan banyak kejadian yang tidak diinginkan. Karena itu, dia meminta agar penerangan di alun-alun bisa ditingkatkan, bila perlu setiap malam diputarkan murotal ayat-ayat Alquran seperti yang dilakukan Pemerintah Moskow.

“Di sana itu mayoritas penduduknya non muslim, tapi di taman pusat kotanya setiap malam diputar murotal. Sementara di Kota Serang yang dalam visi misinya Kota Madani tidak melakukan hal itu. Kita seharusnya malu,” tutupnya. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.