Dewan Desak Wali Kota Serang Segera Benahi Kekosongan Jabatan

  • Whatsapp
kekosongan jabatan
Ilustrasi - Banyak kursi jabatan kosong di Pemkot Serang menyusul banyaknya pejabat yang pensiun.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Komisi 1 DPRD Kota Serang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Serang segera melakukan open bidding atau lelang jabatan menyusul banyaknya kekosongan jabatan di lingkungan Pemkot Serang.

Anggota Komisi 1 DPRD Kota Serang, Mukhtar Anam Effendi mengatakan, pihaknya sudah menyarankan Pemkot Serang untuk segera malakukan rotasi maupun mutasi agar kekosongan jabatan segera terisi.

Bacaan Lainnya

“Pemkot Serang harus segera membuka open bidding agar kekosongan jabatan pada struktur organisasi tata kerja bisa segera terisi,” katanya kepada wartawan di Kota Serang, Selasa (30/6/2020).

Mukhtar Anam mengingatkan, jika kekosongan jabatan dibiarkan berlarut, akan menghambat kinerja dan kedisipliman serta profesionalisme aparatur sipil Negara (ASN) Pemkot Serang sebagai pelayan masyarakat.

BACA JUGA: Banyak Kursi Pejabat Kosong, Wali Kota Serang Dinilai Gagal Jalankan Reformasi Birokrasi

Tidak hanya itu pihaknya juga menyarankan Pemkot Serang berkonsultasi dengan Kemendagri dan Komisi Aparatir Sipil Negara (KASN) jika diperlukan. Sebab, kata dia, kekosongan jabatan juga akan menghambat kinerja ASN di Ibu Kota Provinsi Banten.

Kekosongan jabatan di Pemkot Serang terjadi sejak Januari hingga Juni 2020. Terdapat sebanyak 38 jabatan di Pemkot Serang yang kosong karena ditinggalkan pejabatnya yang sudah memasuki masa pensiun.

BACA JUGA: 38 Kursi Pejabat Pemkot Serang Kosong

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Ritadi membenarkan ada  38 kursi jabatan yang kosong. Jabatan itu terdiri dari, 1 kursi Asisten Daerah (Asda) II,  7 kursi untuk pejabat eselon III, dan 30 kursi untuk jabatan eselon IV.

Khusus untuk jabatan Asisten Daerah (Asda) II, kata Ritadi, kosong sejak bulan April dan akan dilakukan open bidding, meski pandemi covid-19 belum berakhir. “Yang penting menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.