Deteksi Covid-19, Petugas Puskesmas Menes Pandeglang Jalani Tes Swab Massal

  • Whatsapp
tes swab
Petugas medis mengambil sampel swab salah sat petugas Puskesmas Menes, Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Para pegawai kesehatan di lingkungan Puskesmas Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjalani tes swab secara massal. Tes swab dilakukan sebagai upaya pencegahan sekaligus untuk mendeteksi apakah ada atau tidak yang terpapar Covid-19.

Kegiatan tes swab yang akan berlangsungkan selama dua hari itu, ternyata tidak hanya dilakukan kepada para tenaga kesehatan Puskesmas Menes, tapi juga kepda  petugas Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat Kecamatan Menes, dan warga di setiap desa di kecamatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Kepala Puskesmas Menes, Nonok Nataesah mengakui tes swab untuk ada atau tidaknya tenaga kesehatan (Nakes) serta warga di Kecamatan Menes yang terpapar Covid-19. Selain itu, kata Nonok, juga sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 baik di lingkungan perkantoran maupun di lingkungan masyarakat.

“Hari ini yang dites swab tenaga kesehatan dan petugas Panwascam (Menes). Besok kami akan ke desa-desa,” ungkap Nonok usai melakukan tes swab di halaman Kantor Puskesmas Menes, Senin (19/10/2020).

BACA JUGA:  Dipercaya Bisa Sembuhkan Penyakit, Warga Ramai-Ramai Berendam di Pantai Gehu Pandeglang

Dikatakannya, petugas kesehatan Puskesmas Menes yang menjalani tes swab jumlahnya ada sekitar 70 orang. Hal ini, kata dia, sebagai langkah serius pihaknya dalam penanggulangan Covid-19 di Kecamaran Menes.

“Ada empat desa yang menjadi prioritas tes swab, diantaranya Desa Kadupayung, Muruy, Purwaraja dan Alaswangi. Kami tidak bisa anggap main-main wabah Covid-19 ini,” katanya.

Saat ditanya bagaimana tindaklanjut jika ada petugas Puskesmas yang positif Covid-19, Nonok mengaku akan dilakukan isolasi, bahkan pelayanan Puskesmas akan ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi.

“Begitupun dengan peserta tes swab yang lain jika hasilnya ada yang positif, akan segera dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Kadupayung, Kecamatan Menes, Asep menyebut, ada sekitar 10 warganya dan sejumlah perangkat desa yang ikut menjalani tes swab massal. Sebab,  kata dia, sebulan yang lalu ada warga desanya yang meninggal dunia karena positif Covid-19.

“Maka warga yang sempat kontak dengan almarhum dites swab. Mulai anggota keluarga almarhum, tetangga,  dan perangkat desa,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.