Destinasi Wisata Balong Ranca Letah Di Pusat Kota Lebak Memprihatinkan

  • Whatsapp
Wisata Balong Lebak
Sampah menumpuk di Destinas Wisata Balong Ranca Letah

LEBAK, REDAKSI24.COM – Obyek wisata Balong Ranca Lentah di pusat kota, tak jauh dari Alun-alun Rangkasbitung, Lebak, kondisinya sangat memprihatinkan. Selain bau dengan banyaknya sampah yang tidak terangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), juga kerap dijadikan lokasi pesta minuman keras.

Menurut Ketua koordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala), Dede Kodir pihaknya kecewa terhadap instansi terkait di lingkungan Pemkab Lebak yang tidak menjaga atau merawat lokasi wisata kuliner dan bermain anak-anak itu dengan baik.

Bacaan Lainnya

Karena, kata dia ketidak pedulian berbagai instansi tersebut menunjukkan ketidak selarasannya dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang ingin menjadikan Lebak sebagai daerah pariwisata berbasis potensi lokal.

“Seharusnya Balon itu ditata sedemikian rupa, bukan ditelantarkan seperti ini. karena balong tersebut merupakan salah satu ikon destinasi wisata di Lebak. Bagaimana visi-misi Bupati dan Wakil Bupati akan terwujud, jika destinasi yang sudah ada dibiarkan begitu saja,” ujar Dede kepada Redaksi24, Minggu (14/10/2019).

BACA JUGA:

Pemkab Lebak Minta Pembenahan Destinasi Wisata Negeri Diatas Awan Diturap

Bupati Lebak, Iti Oktavia Jayabaya Minta Obyek Wisata Pantai Bagedur Digalakkan

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Pemkab Lebak Lakukan PKS Dengan TNGHS

Untuk itu, Dede meminta kepada Pemkab Lebak agar segera bergerak mengatasi atau merawat lokasi wisata keluarga tersebut dengan baik. ” Kita harap Dinas lingkungan hidup (DLH) yang tugasnya membersihkan sampah, Satpol-PP selaku penertiban dan Sumber daya air (SDA) turun menangani permasalahan ini dengan cepat,” katanya.

Selain itu, kata Dede, berbagai elemen masyarakatpun harus membantu pemerintah agar bersama-sama menjaga lingkungan ini dari hal-hal yang negatif. ” Kesadaran masyarakat dalam hal ini juga diperlukan. karena tanggung jawab tersebut bukan hanya ada di tangan pemerintah, melainkan kewajiban kita semua,’ kata Dede. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.