Desak Normalisasi, Mapala Banten Gelar Aksi Minum Air Sungai Ciujung

  • Whatsapp
minum limbah
Aktivis Mapala Banten menggelar aksi minum air Sungai Ciujung yang diduga tercemar limbah B3.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Peringati hari sumpah pemuda, Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Banten menggelar aksi Minum Air Sungai Ciujung yang diduga telah tecemar limbah berbahaya dan beracun. Aksi itu berlangsung di Alun-alun Serang depan kantor Bupati Serang, Banten.

Koordinator aksi, Muhammad Tofik mengatakan, aksi minum air Sungai Ciujung sebagai bentuj keprihatinan atas tercemarnya sungai terbesar di Kabuoaten Serang itu. Juga untuk membuktikan apakah Sungai Ciujung mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) atau tidak.

Bacaan Lainnya

“Jika Sungai Ciujung benar beracun atau mengandung B3, lihat apakah yang mengonsumsi itu ada dampaknya,” katanya kepada wartawan, Senin (28/10/2019)

Jika dilihat secara kasat mata, menurut Tofik, Sungai Ciujung tidak bisa dikonsumsi dengan sewajarnya. “Kami sangat kecewa karena sumber air kami telah tercemar, kita hidup bergantung pada alam sendiri, tapi bagaimana kalau ternyata tercemar tidak bisa dimafaatkan,” imbuhnya.

Tofik melanjutkan, kondisi air Ciujung saat ini berwarna hitam dan berbau. Di sungai itu juga terdapat bendungan, tepatnya di Jalan Carenang Kabupaten Serang yang terkesan sebagai penyekat limbah.

“Di hilirnya berwarna hitam di hulunya berwarna hijau. Sudah benar-benar membuktikan air Ciujung tidak layak konsumsi,” tegasnya.

BACA JUGA:

. Mapala Banten Tuntut Perbaikan Sungai Ciujung

. DLH Serang Sebut 2 Pabrik Besar Buang Limbah ke Sungai Ciujung

Soal Pencemaran Sungai Ciujung, Pemprov Banten Ngaku tak Punya Solusi

limbah b3
Aktivis Mapala Banten menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati Serang, Banten.

Ditanya soal apakah sudah melakukan uji lab terhadap air Sungai Ciujung, pihaknya mengaku sedang melakukannya. “Kami tidak mau tahu, ini limbah dari mana yang jelas Sungai Ciujung harus dinormalisasi,” ujarnya.

Tofik mengaku heran dengan pernyataan pemerintah daerah yang menyebut tidak ada limbah di Sungao Ciujung karena tidak ada mereknya. Padahal, kata dia, sudah jelas Sungai Ciujung menjadi tempat pembuangan limbah dari sejumlah perusahannya yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Pihaknya juga mengaku siap dengan segala resiko dalam aksi meminum air Sungai Ciujung yang diduga tercemar limbah B3. Karena, menurutnya, dengan tidak kunjung dinormalisasi, Sungai Ciujung dinilai telah membunuh warga Kabupaten Serang, Provinsi Banten secara perlahan.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.