Desa di Kabupaten Serang Dapat Dana Hibah dari Kementerian PUPR

oleh -
Kementrian PUPR
Dinas Pemberdayaan Masyarfakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Serang menggelar sosialisasi dana hibah desa.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Dinas Pemberdayaaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Serang, Banten menggelar Sosialisasi Pasca Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) I dan II Tingkat Kabupaten Serang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang, Rahmat Maulana mengatakan, desa di Kabupaten Serang mendapatkan bantuan hibah berupa dana intensif desa untuk Pamsimas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Hari ini kami melaksanakan sosialisasi. Kami akan menerima hibah intensif desa dari pemerintah pusat. Pusat melihat dari 205 desa 2019 ada 165 desa dari pase 2012 sampai 2018 itu dianggap berhasil, total 140 itu mengalir beroperasi semua. Ada 13 desa separuh beroperasi, tapi secara keseluruhan jalan, tidak ada yang tidak berjalan,” katanya usai sosialisasi Pamsimas, Kamis (10/10/2019).

BACA JUGA:

. Kabupaten Serang Siaga Satu Kasus Kematian Ibu Melahirkan

. Mahasiswa Nilai Bupati Serang Gagal Sejahterakan Warganya

. Dinkes Kabupaten Serang Optimalkan Imunisasi ke Masyarakat

Dari situ, imbuh Rahmat Maulana, review 2018 Kementerian PUPR mengapresiasi Kabupaten Serang, kemudian mereka memberikan dana hibah intensif desa diberikan kepada total  165 desa penerima pase satu dan dua dari tahun 2012 sampai 2018.

Tapi setiap desa itu, kata dia, harus mengajukan proposal terhadap pengembangan Pamsimasnya. Nantinya mereka diberikan informasi, berapa yang disupport atau dibantu pemerintah pusat. “Itu tergantung dari study kelayakan terhadap proposal yang mereka sampaikan,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Sekertaris Dinas Perumahan Kawasan Perumahan dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang, Suherlan mengungkapkan, kegiatan ini diadakan dalam rangka memberikan reward terhadap desa yang sudah mendapatkan program Pamsimas dan dikelola dan berfungsi dengan baik.

“Ini merupakan bagian dari pada intensif terhadap desa, mudah mudahan desa desa lain juga yang sudah pernah mendapatkan bisa terpacu memaksimalkan fungsi dari pada bangunan bangunan yang dibangun melalui program Pamsimas dan juga dengan baik,” ujar Suherlan.

Ia menambahkan, yang akan diajukan untuk mendapat Pamsimas ada 13 desa. Itu pun, kata dia, harus melewati beberapa tahapan yang harus dikerjakan. “Kami coba usulkan 13 desa, tapi nanti ada beberapa proses lagi yang harus diverifikasi,” ujarnya.

Suherlan mengatakan, sampai 2019 Pamsimas yang sudah berjalan 205 desa dan sudah mendapatkan program, dengan masing-masing desa mendapat kucuran dana Rp245 juta. Pihaknya berharap desa yang telah mendapatkan dana hibah itu dapat mengembangkan pelayanan kepada masyarakat.(Adi/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.