Derita Pekerja Migran Indonesia Saat Sakit di Penjara Malaysia

  • Whatsapp
Hanifa, Pekerja Migran asal Indramayu dalam kondisi sakit di deportasi dari Malaysia.

BANDARA SOEKARNO HATTA, REDAKSI24.COM– Dibalik kepulangan 502 pekerja migran Indonesia yang ditahan pihak imigrasi Malaysia, terbersit cerita menyedihkan. Seperti yang dialami Hanifa Pekerja Migran asal Indramayu, Jawa Barat. 

“Saya sudah bekerja empat tahun di Malaysia dan dipenjara satu tahun lebih karena overstay,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Selama ditahan di penjara Imigrasi Malaysia, kata dia memang diberlakukan dengan baik. Hanya saja, lanjutnya saat para pekerja migran sakit, pelayanannya cukup memprihatinkan. “Kami kalau sakit hanya dikasih obat sesuai dengan keluhan, tapi cukup lama dikasih obatnya. Sampai ada yang kritis baru dilayani,” tuturnya.

Senada dengan apa yang diungkapkan Yunus pekerja migran asal Lombok. “Selama di tahanan di Imigrasi Malaysia, kami merasa sengsara, khususnya ketika sakit, obat sulit didapat,” kata dia.

BACA JUGA: 502 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah Dideportasi Dari Malaysia

Karenanya, tambah Yunus, dirinya berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah peduli kepada warganya yang bekerja di Malaysia, khususnya yang bermasalah. 

Sebab tanpa bantuan, ia dan ratusan migran lain sulit bisa pulang ke tanah air untuk berkumpul dengan keluarga. (Beb/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.