Depresi Diabetes, Warga Solear Tewas Gantung Diri

  • Whatsapp
Gantung diri
Polisi datangi rumah Korban tewas gantung diri.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM– Diduga depresi dengan penyakit diabetesnya, Edi Candra atau Kon Ket Fui (50)  ditemukan tewas dengan tubuh tergantung di rumah kontrakannya, di Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikasungka Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kapolsek Cisoka, AKP Nur Rokhman Triamtono memastikan Edi Chandra  atau Kon Ket Fui  tewas gantung diri karena depresi. “Dari hasil pemeriksaan, korban dipastikan meninggal dunia karena gantung diri. Diketahui korban mengalami depresi lantaran mengidap penyakit diabetes,” ujarnya kepada wartawan Jumat (18/9/2020).

Bacaan Lainnya

Warga asal Kampung Batu Ampar, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur itu ditemukan tewas tergantung oleh istri korban, Kho Siatcu yang baru pulang kerja sekira pukul 17.30 WIB pada Kamis (17/9/2020) malam. Ketika masuk ke dalam rumahnya ia melihat korban sudah tergantung di tiang pintu kamar tengah.

“Melihat kondisi itu, istri korban langsung memberitahukan ke warga sekitar dan dilanjutkan melaporkan ke Polsek Cisoka,” katanya.

BACA JUGA: Dampak Covid-19, Korban PHK di Kabupaten Tangerang Terus Bertambah

Nur Rokhman menjelaskan, setelah mendapat informasi adanya warga yang gantung diri, pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Namun ketika diperiksa oleh tim medis Puskesmas Solear, korban ternyata sudah meninggal dunia.

“Berdasarkan keterangan istrinya, korban ini menderita penyakit diabetes. Jadi dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena depresi,” tegasnya.

BACA JUGA: Ditengah Kondisi Ekonomi Yang Sulit, Kasus Bunuh Diri di Tangerang Terus Terjadi

Nur Rokhman menambahkan, dugaan korban tewas gantung diri itu diperkuat dari hasil visum luar, dimana di tubuh korban ditemukan kotoran, lidah keluar panjang. Ciri-ciri tersebut, merupakan orang bunuh diri dengan gantung diri.

“Selain itu, di tubuh korban kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Sekali lagi, dugaan kuat kami korban bunuh diri dengan cara gantung diri,” tutupnya. (Beb/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.