Densus: Ponpes Yang Diduga Berafiliasi JI ada di Pulau Jawa dan Luar Jawa

  • Whatsapp
Jamaah Islamiyah
Ilustrasi.

JAKARTA,REDAKSI24.COM – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyebutkan sejumlah pondok pesantren yang diduga berafiliasi dengan organisasi teroris Jamaah Islamiyah (JI) berada di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Rusdi mengatakan bahwa tim Densus 88 Antiteror Polri telah memetakan dan mengawasi kegiatan di ponpes-ponpes tersebut.

“Densus telah memetakan ini dan mengawasi beberapa ponpes yang diduga kuat berafiliasi dengan JI,” kata Rusdi, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Bacaan Lainnya

Polri mensinyalir organisasi teroris JI merekrut para lulusan terbaik di berbagai pondok pesantren untuk menjadi calon jihadis.

Calon anggota JI yang dipilih adalah mereka yang memiliki kecerdasan dan loyalitas tinggi.

Pondok pesantren yang santrinya direkrut oleh JI diduga memiliki keterlibatan dengan organisasi JI.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menemukan sebuah sasana beladiri di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang diketahui merupakan milik kelompok teroris JI.

Kelompok JI memiliki 12 lokasi serupa di Jawa Tengah.

Sasana beladiri di Ungaran tersebut berbentuk beberapa vila. Tempat tersebut untuk pelatihan bela diri kelompok JI.

Tak hanya beladiri, di sasana juga diajarkan cara merakit bom dan cara menghadapi penyergapan.

Para pengikut kelompok JI yang berlatih beladiri di Sasana Beladiri Ungaran dipersiapkan untuk berangkat ke Suriah dan menjadi jihadis. (Anita/Ant/Hendra) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.