Denda Pelanggaran Prokes di Kafe dan Restoran DKI Jakarta Capai Rp6,9 Miliar

oleh -
Polisi gencar imbau masyarakat untuk terapkan protokol kesehatan.

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Denda pelanggaran protokol kesehatan yang dikenakan kepada perusahaan, pengelola kafe dan restoran di DKI Jakarta mencapai Rp6,9 miliar.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten Anies Baswedan saat melakukan operasi penertiban aktivitas kafe, rumah makan dan restoran di Kemang, Jakarta Selatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta pada Jumat (18/6/2021) malam.

Seperti diketahui, restoran, rumah makan dan kafe dapat diancam denda maksimal Rp50 juta hingga pencabutan izin jika melanggar protokol kesehatan berulang, seperti tercantum dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 3 Tahun 2021.

“Kita ini sudah memberikan denda sampai terkumpul Rp6,9 miliar (karena) pelanggaran,” kata Anies.

BACA JUGA: 3 Kafe Yang Langgar Prokes Disegel Satpol PP dan Polda Metro Jaya

Dalam peninjauan tersebut, petugas masih menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan (prokes), yakni batas kapasitas 50 persen pengunjung yang terlampaui.

Anies menegaskan bahwa pengenaan sanksi tidak hanya ditujukan pada pengelola restoran, kafe dan rumah makan saja, tetapi juga masyarakat atau pengunjung yang tidak menggunakan masker mencapai Rp250 ribu.

“Ini bukan soal penegakan aturan saja, tapi soal keselamatan. Kita taati aturannya. Jadi jangan kalau kita mau datang, baru tertib. Karena ini soal keselamatan,” kata Anies. (Gayati/Ant/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.